BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sebuah tumbler berwarna biru mendadak menjadi bahan perbincangan nasional. Bukan karena desainnya yang unik, melainkan karena drama yang terjadi setelah seorang penumpang KRL kehilangan barang tersebut di dalam kereta. Kejadian sederhana ini berubah menjadi polemik yang menyeret nama petugas stasiun hingga ramai diperbincangkan warganet.
Tumbler Tertinggal di KRL, Viral di Media Sosial
Peristiwa ini bermula ketika Anita Dewi, seorang pengguna KRL, tanpa sengaja meninggalkan cooler bag miliknya di dalam gerbong. Barang tersebut kemudian ditemukan oleh petugas dan diamankan di Stasiun Rangkasbitung.
Namun saat Anita datang untuk mengambil tas tersebut, ia mendapati satu hal yang membuatnya kecewa: tumbler yang berada di dalam tas itu hilang.
Kekecewaan tersebut ia bagikan melalui akun Threads. Tidak disangka, unggahan itu viral, memicu ribuan komentar, dan menjadi bahan diskusi panjang di media sosial.
Petugas Stasiun Dikabarkan Kehilangan Pekerjaan
Drama semakin memanas ketika muncul kabar bahwa petugas stasiun yang mengamankan cooler bag itu justru terkena dampak serius: ia diberhentikan dari pekerjaannya. Kabar ini membuat warganet terbelah dua kubu.
Sebagian menganggap tindakan Anita berlebihan hanya karena tumbler hilang, sementara yang lain menuntut adanya transparansi dari pihak pengelola stasiun terkait prosedur penanganan barang hilang.
Tak heran, drama “tumbler hilang” ini pun menjadi pembahasan dari Sabang sampai Merauke.
Baca Juga:
Anita Dewi Dipecat Imbas Kasus Tumbler Hilang di KRL Viral
Klarifikasi KAI Soal Viral Pemecatan Petugas Gegara Tumbler Hilang
Berapa Sebenarnya Harga Tumbler yang Bikin Heboh Ini?
Dari berbagai komentar di media sosial, banyak yang menyebut bahwa tumbler tersebut berharga Rp300 ribu. Angka ini memicu perdebatan baru, apakah wajar membuat kasus sebesar itu hanya karena sebuah tumbler?
Ternyata tumbler tersebut berasal dari Tuku, salah satu brand kopi terkenal di Indonesia. Tumbler itu sendiri memiliki spesifikasi:
- Bahan: Stainless steel
- Warna: Biru
- Kapasitas: 350 ml
- Klaim ketahanan suhu:
- Panas hingga 8 jam
- Dingin hingga 18 jam
Melalui akun Instagram resmi @tokoserbatuku, diketahui bahwa harga resmi tumbler tersebut adalah Rp225.000.
Di e-commerce seperti Shopee, harga tumbler yang sama memang dijual lebih mahal, berkisar di Rp300 ribuan karena stok terbatas dan banyak peminat.
Di luar tumbler keluaran Tuku, pasar Indonesia menawarkan banyak pilihan botol minum dengan rentang harga yang sangat beragam:
- Mulai dari Rp20 ribu–Rp50 ribu untuk tumbler plastik biasa
- Rp70 ribu–Rp150 ribu untuk tumbler stainless kelas menengah
- Rp200 ribu ke atas untuk tumbler premium dengan kemampuan menjaga suhu lebih lama
Artinya, meski tumbler Tuku cukup premium, bukan berarti tidak ada alternatif lain yang lebih ekonomis.











