Efek Gas Air Mata Kedaluwarsa Berbahaya, Bisa Sampai Kejang!

gas air mata kedaluwarsa
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Suasana unjuk rasa belum lama ini kembali diwarnai temuan bungkus gas air mata yang sudah melewati masa kedaluwarsa. Tanggal yang tertera pada bungkus mudah menunjukkan lewat 3 tahun.

Beberapa unggahan yang beredar di media sosial memicu pertanyaan, seberapa berbahaya sebenarnya penggunaan gas air mata yang sudah lama tersimpan?

Kekhawatiran publik semakin menguat setelah beberapa akun edukasi kesehatan di media sosial membagikan penjelasan detail mengenai risiko paparan gas air mata terlebih yang sudah kedaluwarsa.

Kandungan Gas Air Mata

Melansir Halodoc, gas air mata terdiri dari beberapa senyawa seperti Chloroacetophenone (CN), Chlorobenzylidenemalononitrile (CS), Chloropicrin (PS), Nromobenzylcyanide (CA), Dibenzoxazepine (CR), dan kombinasi bahan kimia lainnya.

Kandungan ini bekerja dengan cara membuat kehilangan penglihatan sehingga dapat mengiritasi mata mulut, gangguan kesehatan tenggorokan, paru-paru, dan kulit.

Efek Samping Gas Air Mata Kedaluwarsa

Melansir dari Institut Criminal Justice Reform (ICJR), seorang ahli kimia Mónica Krauter dari Simon Bolívar University menemukan apabila senyawa-senyawa dalam gas air mata kedaluwarsa ini terurai, akan memicu reaksi yang berbahaya.

Sementara itu, Asosiasi Dokter Kashmir di India merinci efek samping dari penggunaan gas air mata kedaluwarsa, di antaranya:

  • Luka bakar
  • Sesak napas hingga gejala asma
  • Kejang
  • Iritasi mata hingga kebutaan
  • Keguguran

Fenomena penggunaan gas air mata kedaluwarsa ini bukanlah hal baru. Pada tragedi Kanjuruhan 2022, Polri sempat mengakui bahwa sebagian stok gas air mata yang digunakan sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Baca Juga:

Dokter Ingatkan Bahaya Gas Air Mata, Bisa Asma Akut!

Cara Ampuh Atasi Efek Gas Air Mata, Bukan Pakai Odol!

Kini, penemuan serupa di tengah demonstrasi kembali menyulut kritik terhadap transparansi penggunaan alat pengendali massa.

Seharusnya gas air mata bukan menjadi ancaman tambahan bagi warga melainkan tetap berfungsi sesuai standar kemanusiaan dan keamanan.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo