BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Euis Ida Wartiah mengaku prihatin atas peristiwa ratusan siswa yang diduga keracunan akibat menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut.
“Saya sangat prihatin karena program MBG sejatinya bertujuan mulia untuk meningkatkan status gizi dan kesehatan anak Indonesia,” ujarnya.
Dia meminta penanganan medis yang optimal kepada para korban agar bisa kembali sembuh secepatnya.
Selain itu Euis juga meminta peristiwa ini harus menjadi evaluasi semua pihak semua pihak terutama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak terulang kembali di masa depan.
Baca Juga:
Euis Ida Wartiah Ajak Generasi Muda Cinta Batik
Euis Ida Wartiah Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga di Desa Tanjung Anom Kabupaten Garut
“Kita harus fokus melindungi anak-anak,” katanya.
Sebelumnya, sebanyak 282 orang siswa mengalami keracunan sehingga harus dirawat di Puskesmas Kadungora, Puskesmas Leles, dan bahkan harus dirujuk ke RSUD dr Slamet Garut.
Korban keracunan itu merupakan pelajar dari empat sekolah yakni SDN 3 Talagasari, SMPN 1 Kadungora, SMP PGRI, dan SMA Annisa di Kecamatan Kadungora.
Para korban mengeluhkan sakit yang sama seperti pusing, mual, muntah, diare, dan merasakan sesak napas setelah menyantap MBG dengan menu terdiri dari nasi, daging sapi, kacang edamame, sayur kol, timun, pisang, dan susu kemasan.
Pemkab Garut sudah menetapkan keracunan massal di Kecamatan Kadungora sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) agar penanganannya bisa lebih intensif. (TM)











