BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Euis Ida Wartiah bersama Komisi III melakukan rapat kerja dengan jajaran direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (bank bjb), Kamis (19/2/2026).
Rapat kerja ini dilaksanakan sebagai fungsi pengawasan serta membahas capaian kinerja 2025 dan proyeksi 2026.
Fokus pembahasan mencakup kontribusi dividen terhadap APBD serta pentingnya menjaa stabilitas kinerja sebagai BUMD strategis milik daerah.
Selain itu, perlu adanya penguatan manajemen risiko, prinsip kehati-hatian dalam ekspansi pembiayaan, serta dukungan berkelanjutan terhadap UMKM
Euis menekankan pentingnya bank bjb untuk terus berinovasi di tengah persaingan perbankan digital yang semakin ketat.
Baca Juga:
Euis Ida Wartiah Apresiasi KDM Pulangkan Warga Jabar Korban TPPO di NTT
Euis Ida Wartiah dan Komisi III Evaluasi Kinerja P3D Kota Tasikmalaya
Sebagai salah satu kontributor Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar, bank bjb diharapkan tidak hanya mengejar profit, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata.
“Kami di Komisi III ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil bank bjb selaras dengan kepentingan rakyat Jawa Barat. Sinergi ini harus mampu mendorong UMKM naik kelas dan memperluas akses keuangan hingga ke pelosok desa,” ujar Euis.
Pihaknya akan terus melakukan pengawasan yang ketat namun konstruktif. Hal ini dilakukan agar bank bjb tetap berada pada jalur (on the track) sebagai bank pembangunan daerah yang kompetitif di level nasional.











