Fakta Aparat Tembak Gas Air Mata ke Kampus Unisba-Unpas Bandung

Bentrokan aparat dan mahasiswa Unisba
(Instagram/kontra1312)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Suasana mencekam terjadi di sekitar kawasan Universitas Islam Bandung (Unisba) serta Universitas Pasundan (Unpas) pada Selasa (2/9/2025) dini hari.

Aparat dikabarkan melakukan penyisiran di kawasan Taman Sari, Bandung hingga menembakan gas air mata ke area kampus.. Sebelumnya, sempat terjadi gesekan antara aparat dan massa berpakaian serba hitam yang diduga anarko.

Kronologi

1. Berawal dari Blokade Jalan

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, insiden bermula ketika patroli menemukan sekelompok orang melakukan blokade jalan. Massa disebut sengaja berupaya memancing aparat masuk ke area kampus.

“Anarko melakukan provokasi di dalam kampus Unisba dengan melempar bom molotov ke tim Polri,” kata Hendra dalam koferensi pers, Selasa (2/9/2025).

Menurut Hendra, gas air mata ditembakkan ke jalan raya, tapi angin mendorong asap sampai masuk ke area parkir kampus Unisba. Ia mengatakan tindakan aparat bersifat preventif.

“Kami hanya melakukan pertahanan dari serangan anak-anak yang diduga merupakan kelompok anarko yang tergabung di Unpas dan Unisba,” ujarnya.

2. Bantah Adanya Penyerangan

Hendra membantah kepolisian melakukan penyerangan atau masuk ke dalam area kampus.

“Kami tidak melakukan aksi penyerangan, apalagi masuk ke kampus. Setelah lokasi bisa dikuasai, penyerangan terhadap patroli gabungan berhenti,” katanya.

3. Terdapat 12 Mahsiswa jadi korban

Sementara itu, petugas keamanan Universitas Pasundan (Unpas), Rosid, menjelaskan bahwa kampus sempat digunakan sebagai tempat evakuasi bagi mahasiswa yang mengalami luka.

“Kami membuka gerbang hanya untuk evakuasi korban, sesuai instruksi pimpinan demi alasan kemanusiaan. Kejadiannya sekitar pukul 23.20 WIB,” ujar Rosid.

Baca Juga:

Ferry Irwandi Desak Prabowo Tindak Aparat Soal Gas Air Mata di Unisba-Unpas

Viral! Polisi Tembak Gas Air Mata ke Kampus Unisba dan Unpas Bandung

Namun, situasi tidak mereda. Aparat justru menembakkan gas air mata ke dalam area kampus. Menurut Rosid, tercatat ada 48 peluru gas air mata yang dilepaskan.

“Sebanyak 12 mahasiswa pingsan akibat paparan gas tersebut,” ujarnya.

4. Rektor Unisba Angkat Bicara

Rektor Unisba Prof A Harits Nu’man menegaskan aparat menembakkan gas air mata ke dalam area kampus. Namun, ia memastikan tidak ada aparat yang masuk ke dalam lingkungan kampus maupun warga sipil yang menyamar.

“Penembakan dilakukan di depan kampus, tembakannya memang mengarah ke dalam. Tetapi saya pastikan tidak ada aparat masuk ke dalam kampus, juga tidak ada sipil menyamar. Yang ada di dalam hanyalah mahasiswa yang berlindung,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (2/9/2025).

Ia menuturkan, penembakan berlangsung sejak sekitar pukul 23.00 hingga melewati tengah malam. Akibatnya, tiga petugas satpam kampus terkena dampak gas air mata, begitu juga sejumlah mahasiswa serta relawan medis yang telah mendirikan posko darurat di dalam area kampus.

“Kami bahkan tidak bisa pulang, termasuk tim medis. Saya sendiri bersama beberapa dosen masih berada di dalam kampus sejak malam,” tambahnya.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

2

Kucing Uya Kuya Kembali, Sang Presenter Ungkap Rasa Syukur

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

KDM Kebut Pembangunan TPPAS Legok Nangka

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri