Fakta Tentang Imane Khelif Petinju Asal Aljazair, Dituding Transgender

Fakta Tentang Imane Khelif Petinju Asal Aljazair
Imane Khelif, petinju asal Aljazair kini menjadi sorotan publik ( Instagram/@imane_khelif_10)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Petinju asal Aljazair  Imane Khelif, kini menjadi sorotan publik. Ia menjadi buah bibir warganet setelah mengalahkan Angela Carini dalam babak 16 besar Olimpiade Paris 2024.

Hal ini dikarenakan perawakan Khelif tidak seperti wanita kebanyakan pada umumnya. Dengan postur tegap dan gagah membuat banyak yang mengira jika Khelif adalah laki-laki.

Saat ini, dalam dunia pertandingan olahraga telah diperbolehkannya transgender mendapatkan lawan dengan identitas seksual yang diubahnya. Namun hal ini tetap menimbulkan banyak pertentangan dari sejumlah pihak, karena perlakuan tersebut tidak adil.

Hal inilah yang dialami oleh Carini setelah dikalahkan Khelif dan merasa tidak terima karena menganggap Khelif adalah pria. Tentunya hal tersebut langsung mendapat perhatian dari warganet yang langsung mendirikan tagar #IStandWithAngelaCarini.

Namun, apakah benar jika Khelif adalah transgender?

Berikut ini terdapat sederet fakta menarik tentang Imane Khelif yang perlu diketahui.

1. Lahir dan Besar Dalam Keluarga Sederhana

Wanita dengan panggilan Khelif ini lahir 25 tahun yang lalu, tepatnya pada 12 Maret 1999 di Tiaret. Ia tumbuh sebagai gadis cantik dalam keluarga sederhana.

Khelif menemukan kecintaannya pada dunia tinju di usia muda. Ketertarikannya pada olahraga sejak dini telah menjadi landasan bagi kesuksesaanya di masa depan.

2. Bakat Alami Sejak Kecil

Di usianya yang terbilang cukup muda, yakni 14 tahun, Khelif telah memasuki klub tinju. Dengan bakat alami yang tumbuh bersama dengan usianya, ia telah membuktikan kepada dunia bahwa dirinya mampu melakukan hal tersebut.

Hingga kemudian, pelatihanya Khelif pun menyadari bakat alami yang menonjol di dalam diri Khelif. Melihat hal ini, pelatihnya membantunya dalam menekuni olaharaga tinju dengan serius.

3. Mendapat Gelar Juara di Usia 18 Tahun

4 tahun kemudian, disaat usia Imane menginjak 18 tahun, Khelif telah berhasil mendapatkan gelar Juara Nasional Aljazair. Tentunya prestasi ini menandai tonggak sejarah penting dalam karirnya dan membuka pintu baginya untuk bersaing dalam tingkat internasional.

4. Mengalahkan Lawan dalam 46 Detik

Lalu pada baru baru ini, Khelif bertarung melawan atlet tinju asal Italia, Angelia Carini di babak 16 besar Olimpiade Paris 2024 pada 1 Agustus. Khelif kemudian berhasil mengalahkan Carini hanya dalam 46 detik.

Saat pertandingan berlangsung, Khelif melayangkan pukulan pertama yang mengagumkan hingga membuat tali pelindung kepala Carini copot. Selang berapa detik kemudian, Imane menghantam dagu Carini hingga berdarah.

5. Memiliki Kelainan Biologis

Meski telah memgalahkan Carini, kemenangan Imane langsung menjadi kontroversi. Pasalnya, warganet langsung menuding Imane sebagai transgender.

Namun faktanya, Khelif terlahir sebagai perempuan, namun dirinya memiliki kelainan biologis. Kelainan itu yang menyebabkan Kromosom XY dan kadar testosteronnya serupa dengan pria.

BACA JUGA: Jadwal Tinju Dunia: Mike Tyson Melawan Petinju Amatir Jake Paul

Demikianlah lima fakta tentang Imane Khelif yang sempat menyita perhatian warganet. Ternyata apa yang ditudingkan warganet kepada Khelif tentang dirinya adalah transgender ternyata tidak benar.

Bahkan juru bicara IOC Mark Adams mengatakan bahwa Khelif merupakan seorang wanita. Dan Khelif tidak menyalahi peraturan pertandingan.

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Harga dan Spesifikasi Motor Honda CB, Incaran Kolektor!

2

DJI Avata 2: Drone FPV Terbaru Resolusi Capai 12 megapixel

3

PKM di Garut, Dosen dan Mahasiswa Ekuitas University Bantu UMKM Desa Cipancar Kelola Bisnis via Teknologi Digital

4

CEK FAKTA: BCL Gugat Cerai Tiko Aryawardhana Gegara KDRT

5

5 Rekomendasi Tumbler EIGER: Stylish, Praktis, dan Ramah Lingkungan
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg