JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi umat Islam yang dilaksanakan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Ketentuan ini merujuk pada firman Allah dalam Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah ayat 183, yang menegaskan kewajiban berpuasa bagi orang-orang beriman.
Secara praktik, durasi puasa sangat bergantung pada posisi matahari. Wilayah yang berada di garis lintang berbeda akan memiliki panjang siang dan malam yang tidak sama, terutama saat terjadi perubahan musim.
Di sebagian negara, durasi puasa bisa berkisar antara 9 hingga lebih dari 12 jam. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh letak geografis serta pergerakan bumi mengelilingi matahari.
Fenomena Alam di Murmansk
Salah satu wilayah yang kerap disorot dalam pembahasan durasi puasa adalah Murmansk. Kota ini terletak di barat laut Rusia, di atas Lingkar Arktik (Arctic Circle).
Posisi geografis tersebut menyebabkan Murmansk mengalami perubahan ekstrem durasi siang dan malam sepanjang tahun.
Pada musim dingin, wilayah ini mengalami fenomena yang dikenal sebagai Polar Night.
Apa Itu Polar Night?
Polar Night adalah peristiwa ketika matahari tidak terbit dalam jangka waktu tertentu. Di wilayah Lingkar Arktik, kondisi ini dapat berlangsung selama beberapa hari hingga berminggu-minggu.
Sebaliknya, pada musim panas, wilayah yang sama dapat mengalami fenomena “Midnight Sun”, yakni matahari tidak terbenam dalam periode tertentu.
Kondisi tersebut memengaruhi jadwal waktu salat dan durasi puasa karena penentuannya tetap berdasarkan terbit dan terbenamnya matahari.
Dampak terhadap Durasi Puasa
Saat periode tertentu di musim dingin, waktu siang di Murmansk bisa sangat singkat. Rentang antara Subuh dan Magrib menjadi lebih dekat dibandingkan wilayah tropis.
Sebaliknya, pada periode musim panas, durasi siang dapat berlangsung sangat panjang sehingga waktu puasa menjadi lebih lama.
Dalam praktiknya, umat Muslim di Murmansk tetap menjalankan puasa berdasarkan waktu setempat, mengikuti posisi matahari sebagaimana ketentuan syariat.
Baca Juga:
Apa Hukum Calo dalam Islam? Ini Penjelasan Syariah Lengkapnya
Salut! Premier League dan EFL Kembali Terapkan Jeda Pertandingan bagi Pemain Muslim Berbuka Puasa
Penduduk Muslim di Murmansk tetap melaksanakan sahur dan berbuka sesuai jadwal yang ditentukan berdasarkan perhitungan astronomi setempat.
Ketentuan waktu ibadah tetap mengikuti terbitnya fajar dan terbenamnya matahari, meskipun dalam kondisi geografis yang berbeda dari wilayah beriklim tropis.
Fenomena di Murmansk menunjukkan bagaimana praktik ibadah puasa berlangsung dengan mempertimbangkan kondisi alam di masing-masing wilayah, tanpa mengubah prinsip dasar yang telah ditetapkan dalam ajaran Islam.











