BENGKULU, TEROPONGMEDIA.ID — Semangat kebudayaan tidak padam oleh terpaan angin kencang dan hujan deras yang mengguyur Kota Bengkulu, Rabu (1/10). Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha, didampingi Wali Kota Bengkulu, Dedy Camkoha, secara resmi menutup gelaran Festival Serempak 2025 di lokasi bersejarah Benteng Marlborough.
Kedua tokoh tersebut terlihat antusias berbaur dengan masyarakat yang hadir, menunjukkan bahwa euforia budaya dapat mengalahkan cuaca yang tidak bersahabat.
Festival yang berlangsung selama beberapa hari ini sukses menghadirkan perpaduan apik antara tradisi dan kreativitas modern.
Pengunjung disuguhi beragam sajian, mulai dari parade budaya, pertunjukan tarian tradisional, panggung musik, hingga pameran karya-karya unggulan para pelaku usaha lokal.
Kombinasi ini berhasil menciptakan sebuah pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif dan membangkitkan kebanggaan akan kekayaan warisan budaya daerah.
BACA JUGA
Ngarengkong: Ritual Kesadaran Ekologis, Sebuah Sajian Spektakuler di Festival Seni Multatuli 2025
Pada malam penutupan, apresiasi tinggi disampaikan kepada para seniman yang tetap menghibur dengan penuh semangat di bawah rintikan hujan.
Penampilan hangat dari musisi ternama seperti Kunto Aji dan NonaRia berhasil memanaskan suasana dan menjadi salah satu highlight acara.
Keberhasilan Festival Serempak 2025 di Benteng Marlborough ini memperkuat fungsi ruang bersejarah sebagai tempat hidup dan berkembangnya ekspresi kebudayaan kontemporer, sekaligus menjadi bukti nyata semangat kolaborasi antara pemerintah, seniman, dan masyarakat.
(Aak)











