BOGOR, TEROPONGMEDIA.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Golkar, Fetty Anggraenidini berkomitmen senantiasa mengawal pemerataan akses pendidikan di Kota Bogor.
Fokus utama saat ini adalah memastikan pembangunan sekolah-sekolah baru, khususnya di wilayah yang masih minim fasilitas pendidikan negeri, dapat terealisasi sesuai jadwal.
Fetty menjelaskan proses pengawalan anggaran di tingkat legislatif sangat krusial agar rencana pembangunan tidak terhambat.
Dia menekankan pentingnya sinergi antara Komisi V dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Barat dalam memantau Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Harus terus dikawal setiap rapat, jangan sampai hilang. Akhir Desember 2025 ini adalah batas akhir untuk TAPD 2026 mengetok palu nama-nama sekolah yang akan dibangun,” ucapnya pada Jumat (23/1/2026) di wilayah Kelurahan Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Baca Juga:
Fetty Anggraenidini Kembali Kunjungi Warga Penerima Bantuan Perbaikan Rumah di Kota Bogor
Fetty Anggraenidini Hadiri Rapat Pleno dan Penyusunan Pengurus MKGR 2025-2030
Fetty melihat adanya kebutuhan mendesak untuk menambah jumlah SMA negeri guna memberikan pilihan pendidikan yang lebih terjangkau bagi masyarakat dibandingkan sekolah swasta.
“Tujuan utamanya tentu mengurangi angka putus sekolah dari jenjang SMP ke SMA, meningkatkan fasilitas pendidikan agar anak-anak di Kota Bogor dapat belajar dengan layak serta membuka jalan menuju pendidikan tinggi bagi lebih banyak siswa melalui penambahan kuota sekolah negeri,” paparnya.
Salah satu pencapaian nyata dari aspirasi yang diperjuangkan Fetty adalah pembangunan Sekolah Rakyat di Rancamaya. Proyek yang sempat ditinjau oleh Kementerian Sosial ini dijadwalkan akan memulai tahap pembangunan fisik pada Juni 2026.
“Saya sangat mengapresiasi janji realisasi dari Kemensos. Kami di Komisi V DPRD Provinsi akan terus mengawal pembangunannya agar berjalan lancar dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bogor,” jelasnya.











