FIFA Standar Ganda, Gianni Infantino Tegaskan Israel Tak Bisa Disanksi

FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino (x/MirrorFootball)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan sikap otoritasnya terkait desakan sanksi terhadap Israel di tengah konflik Palestina. Dalam pernyataannya, Infantino menilai FIFA tidak bisa begitu saja menjatuhkan sanksi kepada Israel.

Isu sanksi mencuat setelah PBB mencap Israel melakukan genosida lewat serangan militer ke wilayah Palestina. Tekanan agar Israel dicoret dari ajang UEFA maupun FIFA pun semakin deras. Namun, rapat Dewan FIFA di Zurich, Kamis (2/10/2025), ternyata tidak memasukkan isu ini ke dalam agenda formal.

Infantino menegaskan FIFA tidak berwenang menyelesaikan masalah geopolitik yang menjadi akar konflik. Menurutnya, peran sepak bola adalah mempromosikan nilai perdamaian dan persatuan.

“Pikiran kami bersama mereka yang menderita dalam berbagai konflik dunia. Pesan terpenting sepak bola adalah tentang perdamaian dan persatuan. FIFA tidak bisa menyelesaikan masalah geopolitik, tetapi dapat mempromosikan persatuan, pendidikan, budaya, dan kemanusiaan melalui sepak bola,” ujar Infantino dikutip BBC.com.

BACA JUGA:

UEFA Resmi Tunda Voting Soal Keikutsertaan Israel di Kompetisi Internasional

FIFA Resmi Kenalkan Maskot Piala Dunia 2026, Ini Maknanya

Infantino juga membahas hasil pertemuannya dengan Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA), Jibril Rajoub. Ia mengapresiasi ketahanan PFA dalam situasi sulit dan menegaskan kembali komitmen untuk memanfaatkan kekuatan sepak bola demi mempersatukan dunia.

Standar Ganda FIFA

Sikap FIFA terhadap Israel menuai kritik. Publik menilai adanya standar ganda lantaran kasus serupa pernah disikapi berbeda. Pada 2022, UEFA dan FIFA dengan cepat menjatuhkan sanksi kepada Rusia setelah invasi ke Ukraina. Jauh sebelumnya, pada 1961, Afrika Selatan juga dihukum akibat krisis apartheid.

Namun kali ini, Israel tetap leluasa tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 meski harus menggunakan kandang sementara di luar negaranya. Klub-klub Israel pun masih berpartisipasi di kompetisi antarklub Eropa.

Desakan Pencoretan

Tuntutan pencoretan Israel dari turnamen internasional masih bergulir. UEFA bahkan menunda jajak pendapat yang seharusnya menentukan status Israel. Kondisi ini membuat banyak pihak melabeli FIFA sebagai organisasi munafik.

“Secara pribadi, saya pikir jika Rusia dicoret, Israel juga harus dicoret,” tegas Ketua Federasi Sepak Bola Norwegia, Lise Klaveness.

“Ini tingkat kemunafikan dan standar ganda yang mengejutkan. FIFA bereaksi cepat terhadap Rusia, tapi menunda saat berhadapan dengan genosida yang diakui dunia,” tambah Craig Mokhiber, mantan pejabat HAM PBB, kepada Al Jazeera.

Sementara itu, Wakil Presiden FIFA sekaligus Presiden CONCACAF, Victor Montagliani, menilai masalah Israel merupakan urusan UEFA. Menurutnya, setiap konfederasi berhak memutuskan sikap terhadap anggotanya.

Jalan Israel di Kualifikasi

Meski isu sanksi terus mencuat, timnas Israel masih melanjutkan kiprah di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa. Tim asuhan Ran Ben Shimon dijadwalkan menghadapi Norwegia (11/10/2025) dan Italia (14/10/2025) di Grup I.

Saat ini, Dor Peretz dkk mengoleksi sembilan poin dari lima laga, sama dengan Italia, hanya saja sudah memainkan satu pertandingan lebih banyak. Mereka tertinggal enam poin dari Norwegia yang memimpin grup dengan hasil sempurna, 15 poin.

(Haqi/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Gairah Baru Yamaha Aerox 155, Aplikasi Warna yang Elegan

2

Dirut Sritex Iwan Lukminto Ditangkap di Solo

3

Dusta Mimin Sumpah Al Quran di Kasus Pembunuhan Subang

4

Benelli Tornado 400 Siap Dijual di Eropa Pada Paruh Pertama 2024

5

Cara Mudah Melacak Jumlah Langkah Kaki dengan HP Android dan iPhone
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg