BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Langkah Ni Kadek Dhinda di Korea Masters 2025 harus terhenti di babak semifinal, tetapi semangat juang pebulutangkis tunggal putri Indonesia itu justru semakin menyala. Alih-alih larut dalam kekecewaan, Dhinda menjadikan hasil tersebut sebagai bahan bakar untuk tampil lebih garang di turnamen berikutnya, Kumamoto Masters 2025, yang berstatus Super 500.
Perjalanan Dhinda di Korea sebenarnya cukup menjanjikan. Ia berhasil menembus empat besar sebelum kalah dari unggulan pertama asal Taiwan, Chiu Pin-Chian, lewat duel sengit tiga gim 21-19, 19-21, 8-21. Kekalahan itu menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya daya tahan, variasi serangan, dan mental di tengah tekanan besar.
“Senang bisa sampai semifinal, tapi banyak yang harus diperbaiki,” ujar Dhinda, melalui keterangan resmi PBSI, dikutip Senin (10/11/2025).
“Lawan di sana kuat-kuat dan jarang mati sendiri. Jadi saya mau fokus memperkuat fisik, power, dan variasi pukulan. Di level ini gak cukup cuma mengandalkan semangat atau stamina,” ucapnya.
Baca Juga:
Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi Tembus Semifinal Korea Masters 2025, Singkirkan Unggulan Tuan Rumah
Taklukan Wakil China, Putri KW Juarai Korea Masters 2024
Kini, Kumamoto Masters menjadi ajang pembuktian baru. Turnamen Super 500 itu bukan hanya level yang lebih tinggi, tapi juga menjadi debut Dhinda di arena elit dunia. Ia sadar tantangan di Jepang nanti bakal lebih berat, namun tekadnya sudah bulat untuk tampil habis-habisan.
“Akan main all out di Kumamoto Masters, karena ini pertama kali saya tampil di Super 500. Terima kasih buat masyarakat Indonesia atas dukungannya. Saya janji bakal tampil lebih kuat dan lebih berani ke depannya,” pungkasnya.
(Budis)











