BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Mantan pelatih tim nasional Italia, Luciano Spalletti, secara resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Juventus. Keputusan ini diambil setelah pihak klub memutuskan berpisah dengan Igor Tudor, yang gagal membawa tim tampil konsisten di ajang Serie A.
Kabar tersebut datang hanya berselang dua hari setelah pemecatan Tudor pada Senin (27/10/2025) petang WIB. Dalam delapan laga terakhir, Juventus tercatat gagal meraih kemenangan dengan torehan tiga kekalahan dan lima hasil imbang. Kemenangan terakhir Bianconeri terjadi saat menumbangkan Inter Milan dengan skor 4-3 pada 13 September 2025.
Era Baru Juventus Bersama Spalletti
Penunjukan Spalletti dikonfirmasi oleh jurnalis sepak bola kenamaan Italia, Fabrizio Romano, melalui akun X pribadinya pada Rabu (29/10/2025).
“Luciano Spalletti telah setuju untuk menjadi manajer baru Juventus, kesepakatan sudah ada,” tulis Fabrizio.
“Kesepakatan lisan hingga Juni 2026 ditambah opsi perpanjangan berdasarkan posisi Liga Champions yang dicapai musim ini.”
“Langkah-langkah formal/kontrak diperiksa oleh pengacara sebelum menandatangani semua dokumen,” Romano menambahkan.
Dengan kontrak hingga Juni 2026 dan opsi perpanjangan satu tahun, Spalletti akan memimpin proyek baru Juventus yang menargetkan tiket Liga Champions musim depan. Jika target tersebut tercapai, masa baktinya otomatis diperpanjang oleh pihak klub.
Pengalaman Panjang di Serie A
Luciano Spalletti bukan nama asing di sepak bola Italia. Pelatih berusia 65 tahun itu pernah menangani sejumlah klub besar seperti AS Roma, Inter Milan, dan Napoli.
Prestasi puncaknya hadir bersama Napoli pada musim 2022–2023, ketika ia sukses mempersembahkan gelar Scudetto pertama klub setelah 33 tahun penantian.
Selain itu, Spalletti juga membawa AS Roma meraih dua trofi Coppa Italia (2006-2007 dan 2007-2008) serta Supercoppa Italia 2007-2008. Rekam jejak gemilang inilah yang membuat manajemen Juventus yakin menunjuknya sebagai sosok yang tepat untuk membangkitkan kejayaan klub.
Tantangan Mengangkat Performa Juventus
Hingga pekan ke-8 Serie A 2025/2026, Juventus masih tertahan di peringkat kedelapan dengan 12 poin. Kekalahan 0-1 dari Lazio pada 27 Oktober 2025 menambah tekanan terhadap performa tim.
Kini, Spalletti diharapkan mampu memperbaiki performa Bianconeri dan mengembalikan mental juara ke dalam skuad.
Mantan pelatih legendaris, Fabio Capello, menilai keputusan Juventus menunjuk Spalletti merupakan langkah tepat.
“Luciano pelatih dengan kualitas dan pengalaman luar biasa, dia pernah menangani klub-klub top dan juara. Setelah kekecewaan dengan Italia, di dalam dirinya akan ada keinginan untuk penebusan yang bisa jadi nilai tambahan dalam situasi seperti ini,” kata Capello seperti dikutip Football Italia.
“Apa lagi yang bisa lebih baik ketimbang memulai kembali dari klub bersejarah dan prestisius seperti Juventus? Spalletti punya karisma yang tepat untuk mengangkat Bianconeri,” tambahnya.
(Haqi/Dist)











