BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok legenda tak hanya hadir dari lapangan saja. Jauh dari itu, banyak yang luput dari pandangan mata akan sosok penting untuk menunjang keberhasilan tim, salah satunya kitman.
Kitman merupakan posisi yang jarang disorot dalam tim sepak bola. Padahal perannya sangat penting, terutama untuk memastikan semua kegiatan klub berjalan dengan lancar.
Persita memiliki kitman legendaris bernama Udin, lebih akrab disapa Gepeng. Dirinya mengawali karir sebagai seorang kitman saat masih duduk di bangku sekolah.
Saat itu Gepeng sering berlatih Marching Band di arena Stadion Benteng Tangerang, markas ikonik milik Pendekar Cisadane beberapa waktu silam. Namun takdirnya justru berada di tim Persita.
Baca Juga:
Kabar Buruk Datang dari Persib Jelang Hadapi Arema FC
Persita Tundukkan PSM Makassar 2-1 Lewat Dua Penalti di Super League 2025/2026
Dalam kesehariannya, Gepeng sering mencuci mobil pelatih Persita terdahulu, Benny Dollo dan ia pun kala itu ditawari untuk menjadi Kitman Persita. Tanpa berpikir panjang Gepeng menerima tawaran tersebut pada tahun 2002,
Menjadi seorang kitman bukanlah pekerjaan yang mudah, dimana itu memiliki tanggung jawab yang besar. Fisik dan stamina serta konsentrasi yang ekstra dalam melakukan pekerjaan ini sangat dibutuhkan.
Dan sudah belasan pelatih dan ratusan pemain yang sudah Gepeng layani. Mulai dari Almarhum Benny Dollo sampai Carlos Pena pada musim ini. Sederet nama bintang juga diservis baik dari Ilham Jaya Kesuma, Christian Carrasco sampai Muhammad Toha.
Selama bekerja di Persita, Gepeng berhasil mengantarkan Persita untuk mendapatkan gelar runner-up di kasta tertinggi Liga Indonesia pada tahun 2002.
Tidak hanya mendapatkan banyak medali, Gepeng turut merasakan tampil di kompetisi Asia pada tahun 2003. Ia juga merasakan saat Persita meraih tiket promosi ke divisi teratas sepakbola Indonesia sebanyak dua kali.
Pemain boleh datang dan silih berganti, namun sosok Gepeng akan tetap abadi. Kalimat tersebut menjadi gambaran yang tepat untuk kondisi Persita saat ini.
Loyalitas dan dedikasi yang tinggi terhadap Persita dan Kabupaten Tangerang. Saat ini Gepeng juga menjabat sebagai salah satu staf di Dinas Olahraga Budaya dan Pariwisata Kabupaten Tangerang.
“Senangnya saat sedang kumpul bersama pemain dan teman-teman lainnya. Sedihnya kalau kompetisi sudah selesai dan Persita tidak mendapatkan hasil yang maksimal,’’ ujar Gepeng dalam laman resmi klub. (RF/_Usk)










