Golkar Ungkap Tujuan Pelapor Perkarakan Akun Pengunggah Meme Bahlil, Bukan Kritikan Lagi?

meme bahlil
(Instagram/anwarhafid14)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhamad Sarmuji menegaskan, bahwa laporan yang dilayangkan dari kader muda partainya ke kepolisian terkait meme-meme yang beredar dianggap sebagai penghinan pribadi bukan hanya sebagai wujud membela Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Ia menegaskan, langkah hukum yang  ditempuh semata-semata untuk menjaga ruang digital agar tidak dipenuhi dengan konten yang melewati batas norma dan etika.

“Jadi mereka melaporkan bukan hanya membela Pak Bahlil, tapi juga ingin agar media sosial tidak diwarnai ujaran yang buruk dan melampaui batas,” kata Sarmuji dalam keterangannya, Kamis (23/10/2025).

Hal itu diutarakan, usai dirinya memanggil serta mendengarkan langsung penjelasan dari Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) yang menjadi pihak pelapor dalam kasus tersebut.

Menurut penjelasan dari kedua organisasi sayap Golkar itu, meme yang dilaporkan sudah tidak lagi tergolong sebagai kritik, melainkan berisi unsur penghinaan dengan muatan rasial, fitnah, hoaks, serta framing jahat terhadap pribadi Bahlil Lahadalia.

BACA JUGA:

Kader Golkar Lapor Pembuat Meme Bahlul ke Bareskrim: Menteri Bahlil Ngaku Tak Tahu

Golkar Keberatan pada Nilai Jeblok Kinerja Bahlil sebagai Menteri

“Sekarang sudah ditanyakan (ke AMPI dan AMPG) dan sudah ada jawabannya, mereka menganggap akun-akun itu membuat konten yang melampaui batas,” tambah Sarmuji

Lebih lanjut, Sarmuji mengatakan,  menegaskan bahwa langkah hukum yang diambil AMPG dan AMPI merupakan inisiatif murni dari mereka sendiri, tanpa ada perintah atau arahan langsung dari partai. Ia juga menekankan bahwa tindakan itu tidak dimaksudkan untuk membatasi kebebasan berekspresi masyarakat.

“Kalau mau mengkritik, bebas saja. Yang disasar hanyalah akun-akun yang mengatasnamakan kebebasan berekspresi tapi isinya penuh hinaan, fitnah, framing jahat, rasial, dan hoaks,”
tegas Sarmuji.

Sarmuji yang juga merupakan legislator asal Jawa Timur ini menambahkan, laporan tersebut seharusnya dipahami sebagai bentuk upaya menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan beradab, bukan sebagai tindakan pembungkaman terhadap kritik publik.

“Kritik adalah bagian dari demokrasi, tapi penghinaan dan kebohongan tidak boleh dibiarkan menjadi budaya baru di ruang publik,” ujarnya.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

2

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

3

Begini Cara Reschedule Tiket Kereta Api yang Benar Melalui Acces by KAI!

4

Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor

5

KDM Kebut Pembangunan TPPAS Legok Nangka
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri