JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran 2026 terlihat jelas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. PT Angkasa Pura Indonesia mencatat, hingga H-2 Lebaran atau Kamis (19/3), total pergerakan penumpang telah mencapai 1.231.796 orang.
General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi sejak 13 hingga 19 Maret 2026. Dalam periode yang sama, tercatat 8.211 pergerakan pesawat. Secara tahunan, jumlah penumpang meningkat 8,3 persen, sementara pergerakan pesawat tumbuh 5,7 persen.
“Peningkatan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada periode Lebaran, baik untuk mudik maupun berlibur. Hal ini juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara,” kata Heru.
Ia menyebutkan, pertumbuhan tersebut terutama dipicu oleh meningkatnya perjalanan domestik yang mencapai 918.268 penumpang atau naik 11,3 persen. Di sisi lain, jumlah penumpang internasional tercatat relatif stabil dengan total 313.528 orang.
Puncak arus mudik terjadi pada Rabu (18/3) atau H-3 Lebaran dengan total 191.173 penumpang, naik 4,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada hari yang sama, aktivitas penerbangan mencapai 1.229 pergerakan, baik domestik maupun internasional.
Baca Juga:
Jelang Mudik Lebaran 2026, Kemenhub dan Kemenkes Siapkan Posko Medis di Terminal hingga Bandara
Sementara itu, arus balik diprediksi mencapai puncaknya pada 28 Maret 2026 dengan estimasi 198.387 penumpang dan 1.221 penerbangan.
“Kami terus memastikan kesiapan operasional di seluruh lini, mulai dari fasilitas, personel, hingga alur pelayanan, sehingga pengguna jasa tetap dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar selama periode angkutan Lebaran,” ujarnya.
Rute domestik seperti Denpasar, Medan, Makassar, Surabaya, dan Padang menjadi tujuan favorit penumpang selama periode ini. Sedangkan untuk penerbangan internasional, Singapura dan Kuala Lumpur mendominasi pilihan.
Meskipun terjadi peningkatan trafik yang cukup signifikan, operasional bandara tetap berjalan dengan baik berkat koordinasi lintas instansi dan optimalisasi layanan di seluruh terminal.
“Kami mengimbau kepada seluruh penumpang untuk selalu memeriksa jadwal penerbangan serta tiba lebih awal di bandara guna mengantisipasi kepadatan,” tutur Heru.











