JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan bahwa jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Karo tidak memiliki kewenangan untuk mengajukan banding atas vonis bebas yang dijatuhkan kepada videografer Amsal Christy Sitepu.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu kesimpulan dalam rapat audiensi antara Komisi III DPR dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Kejari Kabupaten Karo yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4).
Habiburokhman menjelaskan, sesuai dengan semangat pembaruan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), putusan bebas tidak dapat ditempuh dengan upaya hukum lanjutan, baik banding maupun langkah hukum lainnya.
Dalam rapat yang juga dihadiri langsung oleh Amsal, Komisi III merumuskan lima poin kesimpulan. Selain menegaskan tidak adanya ruang banding atas putusan bebas tersebut, Komisi III juga mendesak dilakukannya evaluasi terhadap kinerja Kejaksaan Negeri di Sumatera Utara terkait penanganan perkara ini.
Baca Juga:
Vonis Bebas Amsal Sitepu, Hakim Nyatakan Tak Terbukti Korupsi Proyek Video Desa di Karo
Hasil evaluasi tersebut diminta untuk disampaikan secara tertulis kepada Komisi III dalam waktu paling lambat satu bulan.
Lebih lanjut, Komisi III turut meminta aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan intimidasi terhadap Amsal. Dugaan tersebut melibatkan sejumlah pihak, termasuk Jaksa Penuntut Umum Wira Arizona, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Reinhard Harve Sembiring, serta Kepala Seksi Intelijen Dona Martinus Sebayang.
Selain itu, Komisi III juga meminta Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan untuk menyelidiki dugaan adanya propaganda dari pihak Kejaksaan Negeri yang seolah-olah menggambarkan Komisi III DPR RI melakukan intervensi dalam perkara tersebut.
Sebagai poin terakhir, Komisi III mendorong Kejaksaan untuk melakukan eksaminasi atau peninjauan ulang terhadap kasus Amsal sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh.
“Kesimpulan yang kami sampaikan ini mengikat bagi kejaksaan sebagai mitra kerja kami. Kami berharap seluruh poin tersebut dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Habiburokhman.











