BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat strategi pengelolaan sampah berbasis wilayah. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan pentingnya kolaborasi masyarakat untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah di lingkungan.
“Dalam dua minggu ke depan, kita akan menghadapi tantangan serius terkait sampah. Karena itu, setiap kelurahan harus mulai menyiapkan tempat pengolahan sederhana agar tidak terjadi penumpukan,” kata Farhan, Jumat (10/10/2025).
Farhan juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung untuk segera menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, termasuk alat pengolah dan fasilitas pendamping lainnya.
Baca Juga:
Pemkot Bandung Siapkan Rp 200 Juta per RW Kawasan Bebas Sampah, Cair Mulai 2026!
Farhan Tegaskan Pengawasan Ketat Pembangunan Gedung Publik dan Dorong Warga Olah Sampah Mandiri
“DLH harus segera bantu fasilitasi. Kita ingin tempat seperti ini bisa menjadi percontohan bagi wilayah lain,” ucapnya.
Selain infrastruktur, Pemkot Bandung juga tengah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) khusus yang akan bertugas sebagai pemilah sampah di setiap RW.
“Kita akan rekrut sebanyak 1.597 petugas pemilah di setiap RW. Tujuannya agar sistem pengelolaan ini bisa berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Farhan menegaskan, pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh warga Kota Bandung.
“Kota ini akan kuat kalau warganya ikut jaga. Sampah bukan cuma soal kebersihan, tapi juga cermin kedisiplinan kita bersama,” pungkasnya. (Kyy/_Usk)











