BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Meski musim 2024–2025 penuh naik-turun dan berkali-kali diganggu masalah kesehatan, Gregoria Mariska Tunjung kembali menunjukkan kelasnya sebagai petarung sejati. Pebulutangkis tunggal putri senior Indonesia itu memastikan tempat di final Kumamoto Japan Masters 2025, final ketiganya secara beruntun di turnamen ini, setelah menumbangkan rising star Taiwan, Chiu Pin Chian, pada semifinal, Sabtu (15/11/2025).
Tidak tampil dalam kondisi terbaik, Gregoria justru menunjukkan kedewasaan baru dalam bermain. Ia memenangi laga dua gim langsung, 21-16, 21-15, dan tampil lebih tenang di momen-momen krusial.
“Saya bersyukur sekali dengan hasil hari ini. Permainannya sebenarnya kurang bersih, tapi saya bisa tetap fokus dan menyelesaikan pertandingan dengan baik,” ujar Gregoria melalui keterangan PBSI, dikutip Minggu (16/11/2025).
Baca Juga:
Gregoria Mariska Tunjung Lolos Delapan Besar Indonesia Masters 2025
Di tengah musim yang sempat membuatnya harus beristirahat berulang kali karena sakit, keberhasilan mencapai final lagi di Kumamoto menjadi simbol bahwa Gregoria sudah kembali menemukan mental juara.
“Ini final ketiga saya di Kumamoto. Tidak menyangka bisa sejauh ini lagi, apalagi tahun ini cukup berat buat saya,” tambahnya.
Gregoria sempat tertinggal 0-2 di awal gim pertama, namun cepat menemukan ritme. Setelah unggul 11-9 saat interval, ia terus menjaga jarak dan mengamankan gim pembuka 21-16.
Di gim kedua, permainan Gregoria jauh lebih agresif. Unggul cepat 3-0, ia memaksa Chiu bermain defensif dan menutup interval 11-7. Keunggulan itu terus ia jaga hingga menutup laga 21-15 tanpa memberi ruang kebangkitan bagi lawan.
Di partai puncak, Gregoria akan menghadapi lawan berpengalaman sekaligus mantan juara dunia asal Thailand, Ratchanok Intanon. Ratchanok sebelumnya memenangi duel melelahkan melawan Nozomi Okuhara dengan skor 21-18, 10-21, 21-14.
(Budis)










