BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Di tengah maraknya kafe modern dengan konsep industrial dan minimalis, Kota Bahru Kopitiam & Steak di Jalan Mekar Mulya, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, memilih jalur berbeda.
Sejak menjalani proses rebranding sekitar tiga bulan terakhir, tempat makan ini menegaskan identitas kuliner Melayu dengan pendekatan yang hangat, sederhana, dan terasa dekat dengan keseharian pengunjung.
Nuansa tersebut paling terasa di area luar kafe yang dirancang santai dan terbuka. Alih-alih mengejar kesan eksklusif, Kota Bahru Kopitiam & Steak justru menghadirkan atmosfer rumahan tempat pengunjung bisa makan tanpa merasa terburu-buru, berbincang dengan leluasa, dan menikmati hidangan dengan tenang.
Menu Comfort Food Berbasis Cita Rasa Melayu
Identitas Melayu tidak hanya hadir lewat suasana, tetapi juga tercermin jelas dalam pilihan menu. Beberapa hidangan utama yang menjadi favorit pengunjung antara lain nasi goreng kampung, nasi lemak ayam goreng mamak, serta ayam goreng rempah. Sementara untuk menu mi, mi goreng spesial menjadi pesanan paling sering, disusul kwetiau siram udang dan kwetiau udang spesial.
Mas Daffa Launiffer, salah satu pramusaji, menjelaskan bahwa konsep ini memang sengaja dibangun untuk menghadirkan rasa akrab.
“Konsepnya kita lebih ke Melayu, kak. Terus dibikin homey juga, terutama di area luar kita sedikit ngambil kultur Malaysia,” ujarnya.
Respons Pengunjung: Sederhana tapi Mengena
Kesan bersahabat tersebut mendapat respons positif dari pengunjung. Salah satunya Mei Risa, yang menilai Kota Bahru Kopitiam & Steak berhasil menjaga keseimbangan antara rasa dan harga.
“Makanan enak, harga terjangkau,” katanya singkat.
Bagi pengunjung, pengalaman bersantap di sini tidak sekadar soal menu, tetapi juga tentang suasana yang membuat betah untuk kembali.
Identitas Lokal di Tengah Tren Kafe Modern
Di tengah persaingan ketat industri kuliner Bandung, Kota Bahru Kopitiam & Steak menunjukkan bahwa kekuatan identitas lokal masih relevan. Tanpa perlu tampil glamor, kafe ini memilih konsistensi rasa, konsep yang jujur, serta suasana yang ramah sebagai daya tarik utama.
Pendekatan tersebut menjadikan Kota Bahru Kopitiam & Steak bukan sekadar tempat makan, melainkan ruang singgah yang menawarkan kehangatan sesuatu yang justru kian dicari di tengah hiruk pikuk kota.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Fathir Fahrezi Fardiansyah)











