Hati-hati! 6 Kebiasaan Ini Dapat Merusak Pembuluh Darah

Pembuluh darah
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam sistem peredaran darah manusia, pembuluh darah memiliki peran krusial sebagai jalur utama pengangkutan oksigen dan nutrisi dari jantung ke seluruh tubuh. Baik arteri maupun vena, keduanya harus tetap sehat agar sistem sirkulasi berjalan optimal.

Gangguan pada pembuluh darah dapat menimbulkan berbagai kondisi serius, mulai dari varises, penyakit arteri perifer (Peripheral Artery Disease/PAD), hingga Deep Vein Thrombosis (DVT). Bahkan, kerusakan lebih lanjut bisa berujung pada serangan jantung atau stroke.

Sayangnya, ada sejumlah kebiasaan harian yang sering tidak disadari dapat merusak pembuluh darah.

6 Kebiasaan yang Merusak Pembuluh Darah

Berikut enam kebiasaan yang dapat merusak pembuluh darah

1. Terlalu Lama Duduk

Duduk dalam waktu yang lama tanpa jeda pergerakan bisa menghambat aliran darah, terutama pada vena, pembuluh darah yang bertugas membawa darah kembali ke jantung.

Tidak seperti arteri, vena harus melawan gravitasi untuk menjalankan fungsinya. Tanpa aktivitas fisik seperti berjalan atau bergerak secara rutin, aliran darah dapat melambat dan meningkatkan risiko pembentukan gumpalan darah. Disarankan untuk berdiri dan bergerak ringan setiap satu hingga dua jam sekali, terutama bagi pekerja kantoran atau mereka yang banyak duduk.

2. Konsumsi Gorengan dan Makanan Tinggi Lemak

Asupan makanan tinggi lemak jenuh, garam, serta olahan berlebihan dapat memicu tekanan darah tinggi, peradangan, dan penyumbatan pada arteri (aterosklerosis). Kondisi ini memperburuk fleksibilitas pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Untuk menjaga pembuluh darah tetap sehat, pilih makanan yang kaya serat dan nutrisi seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, lemak sehat (misalnya alpukat dan kacang-kacangan), serta sumber protein rendah lemak.

3. Mengenakan Pakaian Terlalu Ketat

Pakaian yang terlalu ketat, terutama di area pinggang dan paha, dapat menekan pembuluh darah dan menghambat aliran darah. Tekanan ini berpotensi memicu gangguan sirkulasi dan meningkatkan risiko DVT—suatu kondisi serius yang ditandai dengan pembentukan gumpalan darah di vena dalam.

Memilih pakaian yang nyaman dan tidak terlalu ketat menjadi langkah sederhana namun efektif dalam menjaga sirkulasi darah tetap lancar.

4. Kurang Minum Air

Hidrasi memegang peranan penting dalam menjaga viskositas (kekentalan) darah. Saat tubuh kekurangan cairan atau mengalami dehidrasi, darah menjadi lebih kental, sehingga jantung perlu bekerja lebih keras untuk memompanya.

Darah yang terlalu kental juga meningkatkan risiko terbentuknya gumpalan darah. Untuk itu, pastikan kebutuhan cairan harian terpenuhi, minimal 8 gelas air per hari atau sesuai kebutuhan individu.

5. Stres Kronis

Stres yang berlangsung dalam waktu lama dapat memberikan dampak serius terhadap kesehatan pembuluh darah. Saat stres, tubuh memproduksi hormon seperti adrenalin dan kortisol yang menyebabkan pembuluh darah menyempit dan tekanan darah meningkat.

Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bisa berkontribusi terhadap perkembangan aterosklerosis, penyakit jantung, dan stroke. Mengelola stres melalui relaksasi, tidur cukup, dan aktivitas fisik merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan vaskular.

6. Mengabaikan Gejala Gangguan Sirkulasi

Tanda-tanda gangguan peredaran darah sering kali muncul secara halus, seperti kaki bengkak, nyeri otot, kesemutan, mati rasa, atau sensasi dingin di kaki. Meskipun terlihat sepele, gejala ini bisa menjadi indikator awal dari masalah serius seperti varises, PAD, atau DVT.

Penting untuk tidak menyepelekan keluhan tersebut dan segera memeriksakan diri ke tenaga medis jika gejala berlangsung terus-menerus.

Baca Juga:

Titiek Puspa Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Pecah Pembuluh Darah

Diderita Suami Najwa Shihab, Kenali Gejala Pendarahan Otak

Dengan mengenali dan menghindari sejumlah kebiasaan yang dapat merugikan sirkulasi darah, dapat meminimalisir risiko berbagai gangguan vaskular. Mulailah dari langkah kecil seperti lebih aktif bergerak, memperbaiki pola makan, mencukupi asupan cairan, dan mengelola stres untuk memastikan pembuluh darah tetap sehat dalam jangka panjang.

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
Disdik Jabar Pastikan Data PCMB Aman, Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
Disdik Jabar Pastikan Data PCMB Aman, Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
saibari
Tottenham Terancam Gagal Dapatkan Ismael Saibari, Bayern Munich Jadi Tujuan Utama
Berita Lainnya

1

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
Pemkot Bandung Hadirkan 2
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Lowongan Kerja di Job Fair Future Connect 2026
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis