Hati-hati Gunung Semeru Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 500 Meter

gunung semeru erupsi-2
(Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA — Gunung Semeru, gunung api tertinggi di Pulau Jawa yang terletak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Minggu (20/7/2025) pagi. Lontaran abu vulkanik tercatat mencapai ketinggian sekitar 500 meter dari puncak, dengan sebaran ke arah barat daya.

Informasi ini disampaikan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui pos pemantauan Gunung Api Semeru. Letusan terjadi pada pukul 10.12 WIB dan terekam jelas oleh alat seismograf.

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi tercatat dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 112 detik,” ungkap Mukdas Sofian.

Selama 24 jam terakhir, PVMBG mencatat terjadi 44 kali gempa letusan dengan amplitudo antara 12 hingga 22 milimeter dan durasi gempa 45 hingga 168 detik.

Selain itu, terjadi pula 18 kali gempa guguran, yang menunjukkan tingginya aktivitas vulkanik di dalam perut gunung.

Meski belum dilaporkan adanya dampak signifikan terhadap permukiman warga, intensitas gempa dan erupsi menjadi indikator penting untuk meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga:

BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Akan Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Waspada! Gunung Semeru Erupsi 5 Kali Pagi Ini

Hingga hari ini, status Gunung Semeru masih berada pada Level II (Waspada). PVMBG mengimbau masyarakat dan pengunjung agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 8 kilometer dari puncak gunung, serta menjauh sejauh 500 meter dari tepi aliran sungai yang berhulu di Semeru.

“Masyarakat diminta tidak beraktivitas di sepanjang aliran sungai Besuk Kobokan, dalam radius 13 kilometer dari puncak, karena berpotensi terlanda awan panas dan aliran lahar,” tegas Mukdas.

Petugas meminta masyarakat di sekitar lereng Gunung Semeru, khususnya yang berada di jalur lahar dingin seperti Besuk Kobokan, tetap waspada karena potensi bencana sekunder dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat hujan deras turun di sekitar kawasan puncak.

(Anisa Kholifatul jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Persib Bandung Datangkan Igor Tolic
Igor Tolic Pasang Target Tinggi, Persib Tak Mau Sekadar Numpang Lewat di ASEAN Club Championship 2026/2027
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo