JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Produsen otomotif terkemuka asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company, secara resmi mengumumkan penarikan kembali (recall) secara massal untuk model SUV premium andalannya, Hyundai Palisade generasi terbaru. Langkah darurat ini diambil menyusul ditemukannya cacat produksi pada sistem pelipat kursi elektrik yang dianggap berpotensi mengancam keselamatan penumpang di dalam kabin.
Berdasarkan investigasi internal perusahaan, permasalahan utama terletak pada gangguan perangkat lunak (software bug) yang memengaruhi sensor pada kursi baris kedua dan ketiga. Dalam kondisi normal, sensor tersebut seharusnya mampu mendeteksi keberadaan beban atau objek tertentu. Namun, pada unit yang terdampak, sensor dilaporkan gagal memberikan sinyal berhenti saat fitur pelipat otomatis diaktifkan, meskipun terdapat penumpang atau benda di atas kursi tersebut.
Dampak dan Cakupan Recall
Keputusan besar ini merupakan respons cepat Hyundai terhadap laporan insiden tragis yang terjadi di Ohio, Amerika Serikat, pada awal Maret 2026 lalu. Insiden tersebut menjadi alarm bagi perusahaan untuk segera melakukan audit teknis menyeluruh terhadap lini produksi SUV bongsor mereka.
Setidaknya terdapat 2.242 unit Hyundai Palisade yang diproduksi antara tahun 2025 hingga 2026 yang teridentifikasi memiliki risiko serupa. Program recall ini akan difokuskan pada pembaruan sistem manajemen sensor untuk memastikan fitur keselamatan aktif dapat bekerja secara presisi tanpa membahayakan pengguna.
Baca Juga:
Punya Hyundai Ioniq 6 Buatan 2022-2025? HMID Panggil untuk Recall!
Bos Hyundai Temui Airlangga, Siap Bantu Prabowo Bangun Mobil Nasional?
Komitmen Keselamatan Pengguna
Pihak Hyundai menyatakan bahwa keselamatan konsumen tetap menjadi prioritas tertinggi. Perusahaan mengimbau para pemilik kendaraan dengan tahun produksi tersebut untuk segera menghubungi dealer resmi terdekat guna mendapatkan pemeriksaan dan perbaikan perangkat lunak tanpa dipungut biaya.
“Langkah ini kami ambil sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan untuk memastikan setiap unit kendaraan yang berada di tangan konsumen memenuhi standar keamanan global yang ketat,” tulis pernyataan resmi perusahaan.
Kasus ini diprediksi akan menjadi perhatian serius bagi para pengguna SUV premium, mengingat Hyundai Palisade merupakan salah satu model paling populer di kelasnya berkat teknologi canggih dan kenyamanan yang ditawarkannya. Dengan adanya temuan ini, industri otomotif kembali diingatkan bahwa integrasi teknologi digital pada fitur mekanis kendaraan memerlukan pengawasan dan pengujian yang sangat mendalam demi menghindari kegagalan sistematis di masa depan.











