JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Partai final French Open 2025 menjadi panggung penuh drama bagi wakil Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri. Pasangan ganda putra andalan Tanah Air itu harus mengakui keunggulan ganda Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, dalam pertandingan yang berlangsung sengit di Glaz Arena, Cesson-Sévigné, Prancis, Minggu (26/10/2025).
Dalam duel yang berjalan ketat hingga tiga gim, Fajar/Fikri sejatinya sempat menunjukkan performa gemilang di awal.
Mereka tampil percaya diri dan unggul jauh di gim pertama, bahkan sempat memimpin dengan skor 19-8 sebelum akhirnya menutup gim dengan kemenangan telak 21-10.
Dominasi tersebut memberi harapan besar bagi publik Indonesia bahwa gelar Super 750 bisa dibawa pulang.
Namun, momentum pertandingan mulai berubah drastis pada gim kedua. Kim/Seo tampil lebih agresif dan mampu membaca pola permainan Fajar/Fikri dengan sangat baik.
Pasangan Korea itu terus menekan dari awal hingga interval, unggul 11-6. Meski Fajar/Fikri berusaha keluar dari tekanan, mereka harus mengakui keunggulan Kim/Seo yang menutup gim kedua dengan skor 21-13.
Memasuki gim ketiga yang menjadi penentuan, pertarungan berjalan semakin ketat. Fajar/Fikri sempat menyamakan kedudukan di awal laga, namun Kim/Seo tampil lebih konsisten dan efektif dalam melakukan serangan.
Ganda Korea unggul di interval 11-5 dan menjaga keunggulan hingga akhir, menutup gim ketiga dengan kemenangan yang memastikan gelar juara bagi mereka.
Baca Juga:
Umar Nurmagomedov Bertahan dari Lutut Maut Mario Bautista, Menang Mutlak di UFC 321!
Prediksi Skor Real Madrid vs Barcelona El Clasico 2025, Duel Gengsi dan Balas Dendam!
Kekalahan ini menambah catatan pertemuan antara kedua pasangan menjadi 3-1 untuk keunggulan Kim/Seo. Meski begitu, Fajar/Fikri tetap menunjukkan semangat juang luar biasa di sepanjang turnamen, terutama dengan status sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menembus babak final di French Open 2025.
Bagi Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, hasil ini menjadi pengalaman berharga untuk menghadapi turnamen-turnamen selanjutnya di level elit BWF World Tour.
Meskipun gagal membawa pulang trofi, perjalanan Fajar/Fikri di ajang Super 750 ini tetap layak diapresiasi. Performa mereka di babak-babak sebelumnya, termasuk kemenangan atas pasangan kuat Aaron Chia/Soh Wooi Yik di semifinal, membuktikan bahwa mereka masih menjadi salah satu pasangan paling berpotensi di sektor ganda putra dunia.
(Dist)











