Indonesia Kumpulkan 333 Medali di SEA Games Thailand 2025, Pecah Rekor 30 Tahun!

Medali Indonesia SEA Games 2025
Perburuan medali di SEA Games 2025 semakin memanas. Hingga Senin malam (15/12/2025) pukul 22.00 WIB, kontingen Indonesia berhasil naik dan mengamankan posisi kedua klasemen sementara. (dok. SEA Games).
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kontingen Indonesia menutup SEA Games Thailand 2025 dengan kepala tegak dan dada membusung. Total 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu berhasil dikoleksi, menghasilkan 333 medali dan mengunci posisi kedua klasemen akhir.

Capaian ini bukan sekadar angka. Ini adalah sejarah. Prestasi tersebut dinilai sebagai yang terbaik dalam 30 tahun keikutsertaan Indonesia di pesta olahraga terbesar Asia Tenggara.

Melampaui Rekor Lama, Menjawab Tantangan

Rekor ini melampaui pencapaian Indonesia di SEA Games 1995 Chiang Mai, yang selama ini menjadi tolok ukur kejayaan di luar status tuan rumah. Bahkan, performa Thailand 2025 tercatat sebagai yang terbaik sejak Indonesia menjadi juara umum SEA Games 2011.

Raihan 91 emas juga melampaui capaian SEA Games Kamboja 2023, menegaskan tren peningkatan performa atlet Indonesia di level Asia Tenggara.

Cabang Unggulan Menggila

Sejumlah cabang olahraga tampil luar biasa dan menjadi tulang punggung perolehan medali.

Atletik menyumbang sembilan emas, lima perak, dan enam perunggu. Menembak tak kalah impresif dengan enam emas, sembilan perak, dan delapan perunggu. Panahan menambah enam emas dan dua perunggu, sekaligus keluar sebagai juara umum cabang.

Secara total, menembak menjadi cabang dengan koleksi medali terbanyak, yakni 23 medali. Atletik menyusul dengan 20 medali, disusul pencak silat yang mengoleksi 12 medali. Renang dan balap sepeda masing-masing menyumbang 11 medali.

Dominasi di Banyak Cabang

Indonesia juga mencatat status juara umum di sejumlah cabang strategis. Wushu mengoleksi lima emas, tiga perak, dan satu perunggu. Dayung tampil konsisten dengan tujuh emas, 10 perak, dan tujuh perunggu.

Pencak silat kembali menunjukkan identitasnya sebagai warisan prestasi dengan empat emas, satu perak, dan tujuh perunggu. Bulutangkis menyumbang tiga emas, tiga perak, dan empat perunggu. Triathlon tampil mencolok lewat delapan emas, tiga perak, dan satu perunggu.

Sejarah Baru di Cabang Nontradisional

SEA Games Thailand 2025 juga menjadi panggung lahirnya sejarah baru. Untuk pertama kalinya, Indonesia meraih medali emas di cabang hoki es, bola basket 3×3, petanque, kabbadi, serta futsal putra.

Capaian ini menegaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak lagi terpusat di cabang tradisional, melainkan mulai merata di berbagai disiplin olahraga.

Apresiasi dari NOC Indonesia

Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari menyebut hasil ini sebagai tonggak bersejarah.

“Peringkat kedua dengan raihan 91 medali emas adalah prestasi yang sangat membanggakan. Ini pencapaian terbaik Indonesia dalam 30 tahun terakhir dan bukti pembinaan olahraga nasional berada di jalur yang tepat,” ujar Okto.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada atlet, pelatih, ofisial, federasi, serta dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto dan Menpora Erick Thohir.

Baca Juga:

Perolehan Medali Indonesia di SEA Games 2025 Lampaui Target, Duduki Peringkat 2 Klasemen

Perolehan Medali Indonesia di SEA Games 2025 Capai Target, Total Sementara Koleksi 282 Medali

Kerja Keras Kolektif Jadi Kunci

Chef de Mission Tim Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, menegaskan bahwa hasil ini lahir dari proses panjang dan kebersamaan.

“Ini bukan hanya soal angka. Ini tentang karakter, disiplin, dan mental juara para atlet yang membawa Merah Putih dengan penuh kebanggaan,” ucap Bayu.

Modal Besar Menuju Level Dunia

Sepanjang SEA Games Thailand 2025, kontingen Indonesia tampil kompetitif dan solid di hampir seluruh cabang. Kekuatan tim terlihat semakin merata, bukan hanya bertumpu pada segelintir nomor andalan.

Prestasi ini menjadi modal penting untuk menatap ajang internasional berikutnya dan menegaskan satu pesan: Indonesia kini bukan sekadar peserta, melainkan kekuatan utama olahraga Asia Tenggara.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Gairah Baru Yamaha Aerox 155, Aplikasi Warna yang Elegan

2

Dirut Sritex Iwan Lukminto Ditangkap di Solo

3

Cara Melacak HP Samsung yang Hilang Tanpa Pake Aplikasi

4

Benelli Tornado 400 Siap Dijual di Eropa Pada Paruh Pertama 2024

5

Cara Daftar Pay Later Lazada, Pastikan Sudah Muncul Tanda ini
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg