JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah kembali mempercepat agenda mobnas sebagai langkah strategis memperkuat kedaulatan industri otomotif dalam negeri.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatkan, bahwa proyek mobil nasional telah menemui progres lanjutan. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pembicaraan dilakukan secara bersama PT Pindad (Persero) sebagai mitra utama proyek.
Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk mewujudkan Indonesia memiliki mobil nasional memiliki kendaraan nasional.
“Pembahasan konsep strategis demi menyiapkan dan mewujudkan apa yang menjadi arahan Bapak Presiden Prabowo agar Indonesia segera memiliki mobil nasional telah kami lakukan bersama PT Pindad,” ujarnya, dikutip dari keterangan resmi, Jumat 14 November 2025.
BACA JUGA:
Dedi Mulyadi Usul PT Pindad Tinggalkan Bandung, Pindah ke BIJB Kertajati!
Gaspol! Wujudkan Mobil Nasional, Pemerintah Ngebut Produksi Maung
Salah satu kendaraan produksi Pindad, Maung MV3, bahkan telah dikonfirmasi oleh Ignasius Jonan, Ketua Panitia Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, sebagai kendaraan yang akan digunakan Paus untuk menyapa umat. Hal ini dianggap sebagai bukti kredibilitas kemampuan engineering Pindad dalam merancang kendaraan yang tangguh dan reliabel.
Kemenperin bersama Pindad turut membahas aspek-aspek fundamental seperti:
-
Jenis kendaraan yang akan diproduksi
-
Strategi harga agar kompetitif di pasar domestik
-
Layanan purna jual yang memadai
-
Teknologi dan proses produksi
-
Skema pembiayaan dan sumber pendanaan
Semua poin tersebut dinilai krusial agar mobnas dapat bersaing dengan produk otomotif lain di Indonesia yang kini didominasi pemain global.
Menteri Agus juga menegaskan bahwa peluang menggandeng mitra tambahan tetap terbuka, terutama untuk memperkuat kapasitas produksi dan mendorong transfer teknologi.
Model kolaborasi seperti ini diyakini dapat mempercepat kesiapan ekosistem industri yang dibutuhkan untuk menopang keberhasilan mobil nasional.
Agus memastikan bahwa konsep mobnas yang diajukan PT Pindad sudah matang.
“Dalam penilaian kami, konsep mobnas yang disampaikan PT Pindad sudah lengkap dan siap,” tegasnya.
Semua fondasi utama—mulai dari desain, strategi produksi, hingga peta jalan teknologi—dianggap telah dirumuskan secara baik.
Kemenperin menegaskan komitmen penuh pemerintah dalam mendukung percepatan proyek mobnas. Bentuk dukungan tersebut mencakup:
-
Penyusunan kebijakan yang kondusif
-
Fasilitasi teknis dalam pengembangan industri
-
Penyediaan lahan industri
-
Penguatan infrastruktur produksi
Pendekatan terintegrasi ini dinilai penting karena keberhasilan mobnas tidak hanya bergantung pada model kendaraan semata, tetapi pada seluruh mata rantai pendukungnya—mulai dari pemasok komponen, manufaktur, hingga layanan purna jual.
Pemerintah ingin memastikan ekosistem pendukung mobil nasional dibangun sejalan dengan roadmap industrialisasi nasional, sehingga memiliki dampak ekonomi jangka panjang.
(Saepul)











