Instalasi Pengolahan Air Lindi Dibangun di TPA Burangkeng Bekasi, Dukung Rencana PLTSa

TPA Burangkeng, Kabupaten Bekasi
TPA Burangkeng, Kabupaten Bekasi (Dok Tirta Bhagasasi)
-

Tidak ada video disisipkan.

BEKASI, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, secara resmi membangun Instalasi Pengolahan Air Lindi (IPAL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kecamatan Setu.

Pembangunan ini merupakan langkah krusial sebagai fasilitas penunjang menuju Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sekaligus menindaklanjuti evaluasi dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menegaskan keseriusannya dalam menuntaskan persoalan sampah di wilayahnya.

Hal ini disampaikannya dalam menanggapi ancaman penutupan TPA dari Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq akibat buruknya sistem pengelolaan yang dinilai telah mencemari lingkungan.

“Saya sendiri sangat serius membereskan persoalan ini. Pembangunan pengolahan lindi ini adalah tindak lanjut arahan langsung dari Menteri LH, sekaligus menyiapkan fasilitas pendukung untuk program PSEL yang akan dibangun di Bekasi,” tegas Ade, mengutip Antara, Rabu (8/10).

Tanggapi Ancaman Penutupan dan Pencemaran Lingkungan

TPA Burangkeng telah lama menjadi sorotan akibat sistemnya yang hanya menumpuk sampah tanpa pengolahan lebih lanjut.

Pencemaran utama berasal dari air lindi, cairan beracun hasil rembesan sampah yang mengandung logam berat dan bahan kimia, yang telah mencemari tanah dan air warga sekitar.

Pembangunan IPAL menjadi jawaban atas keluhan masyarakat dan evaluasi keras dari pemerintah pusat. Ade menyatakan bahwa ini adalah bentuk sinergi dengan program nasional.

“Ini upaya kita bersinergi karena manfaatnya untuk masyarakat Bekasi. Kalau sudah berjalan, Insya Allah 80 persen sampah akan diubah menjadi energi listrik,” ujarnya.

BACA JUGA

Proyek TPST Gedebage Batal Dibangun, Pemkot Bandung Bidik Investor Swasta Jadi Penyelamat Krisis Sampah!

Farhan Tegaskan Pengawasan Ketat Pembangunan Gedung Publik dan Dorong Warga Olah Sampah Mandiri

Progres Pembangunan

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro, melaporkan bahwa pembangunan IPAL di TPA Burangkeng telah dimulai sejak September dengan progres fisik saat ini mencapai lebih dari 40 persen.

“Sesuai kontrak, targetnya selesai di awal Desember nanti, dengan waktu pengerjaan 90 hari. Sistem ini akan menampung dan mengolah semua air lindi sebelum dialirkan ke sungai, sehingga tidak mencemari lagi,” jelas Benny.

Sementara itu, Penjabat Sekda Kabupaten Bekasi, Ida Farida, mengonfirmasi bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas lima hektare untuk mendukung pembangunan PSEL.

Tim verifikasi yang terdiri dari perwakilan KLH, Kemenko Pangan, Kemendagri, Kementerian ESDM, dan Danantara, telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi akhir pekan lalu, menandai bahwa rencana pembangunan PLTSa terus berjalan.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik