BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Drama kepindahan pemain diaspora Timnas Indonesia kembali mewarnai bursa transfer musim dingin. Kali ini, giliran Ivar Jenner yang menjadi sorotan setelah FC Utrecht secara resmi mengumumkan pemutusan kontrak dengan gelandang berdarah Jember tersebut pada Senin (2/2/2026). Keputusan ini mengejutkan, mengingat kontrak Jenner sejatinya masih tersisa hingga musim panas 2026.
Kabar perpisahan ini langsung membuat ramai jagat persepakbolaan Indonesia. Pasalnya, pemain berusia 22 tahun ini kini berstatus bebas transfer dan bisa langsung bergabung dengan klub manapun tanpa perlu membayar biaya transfer. Kondisi ini tentu menjadi peluang emas bagi klub-klub lokal yang berburu pemain naturalisasi berkualitas.
Dari Ajax Hingga Utrecht: Perjalanan yang Tak Mudah
Nama Ivar Jenner memang tak asing bagi pecinta sepak bola Indonesia. Lahir di Utrecht pada 10 Januari 2004, pemain yang memiliki darah Indonesia dari pihak ayah ini memulai petualangan sepak bolanya dari akademi IJFC di Ijsselstein sejak usia 6 tahun. Bakatnya yang menonjol kemudian menarik perhatian raksasa sepak bola Belanda, Ajax Amsterdam, yang merekrutnya pada 2014.
Namun, pada 2016, Jenner memutuskan kembali ke kampung halamannya dan bergabung dengan akademi FC Utrecht. Keputusan yang terbilang tidak lazim bagi pemain muda berbakat yang sudah terlebih dahulu mencicipi atmosfer Ajax. Tapi pilihan itu ternyata bukan tanpa perhitungan. Di Utrecht, Jenner mendapat perhatian lebih personal dan bisa mengasah kemampuannya dengan lebih baik.
Perkembangan Jenner pun terlihat signifikan. Pada Mei 2021, ia menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan FC Utrecht. Dua tahun kemudian, tepatnya Agustus 2023, kontraknya diperpanjang selama tiga tahun – sebuah bukti kepercayaan klub terhadap potensinya.
Namun, sayangnya, kepercayaan itu tak berbanding lurus dengan menit bermain yang ia dapatkan. Sepanjang musim 2024/2025, Jenner hanya tampil 14 kali bersama Jong Utrecht di kompetisi Keuken Kampioen Divisie (divisi kedua Liga Belanda) dengan total 577 menit bermain dan satu gol. Di tim utama? Nihil. Ia bahkan tidak pernah masuk skuad untuk pertandingan Eredivisie.
Baca Juga:
Ivar Jenner Tiba-tiba Tercoret dari Kualifikasi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia vs Brunei
Menit Bermain: Akar Permasalahan
Dalam pernyataan resminya, FC Utrecht menegaskan bahwa pemutusan kontrak diambil setelah konsultasi mendalam antara kedua belah pihak.
“Setelah konsultasi mendalam, FC Utrecht dan Ivar Jenner telah sepakat untuk mengakhiri kontraknya saat ini. Hal ini berarti gelandang berusia 22 tahun tersebut kini berstatus bebas transfer dan dapat mencari klub baru,” demikian bunyi pernyataan klub.
Manajer Teknik sekaligus Kepala Pemandu Bakat FC Utrecht, Jeffrey Kooistra, mengungkapkan lebih detail tentang keputusan ini. Minimnya prospek menit bermain menjadi faktor utama.
“Ivar memiliki sedikit prospek untuk mendapatkan waktu bermain,” terang Kooistra dalam laman resmi klub.
“Dia adalah bagian klub yang ingin bermain setiap pekan, terutama dalam usianya saat ini. Kami bekerja sama untuk menemukan solusi, dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kontrak Ivar,” lanjutnya.
Di usia 22 tahun, keputusan untuk bermain secara reguler memang krusial bagi perkembangan karier seorang pemain. Duduk di bangku cadangan atau bahkan hanya bermain di tim cadangan bisa menjadi hambatan serius, terutama bagi pemain yang juga membela timnas.
Meski harus berpisah, Kooistra tidak lupa memberikan apresiasi terhadap profesionalisme Jenner.
“Sepanjang waktunya di klub, dia selalu menjadi seorang profesional yang patut dicontoh, baik di saat senang maupun susah. Kami berterima kasih atas komitmennya yang luar biasa dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya di masa depan.”
Rekam Jejak Bersama Timnas Indonesia
Meski kariernya di level klub belum sepenuhnya cemerlang, Ivar Jenner telah menunjukkan kontribusi signifikan bersama Timnas Indonesia. Sejak dinaturalisasi pada 22 Mei 2023 bersamaan dengan Rafael Struick, Jenner langsung dipanggil ke skuad senior.
Pencapaian terpenting Jenner bersama Garuda adalah saat membantu Indonesia mencapai babak gugur Piala Asia AFC 2023 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Ia tampil di semua pertandingan dan menjadi bagian penting dari kesuksesan tersebut.
Di level U-23, Jenner juga mencetak gol internasional pertamanya melawan Turkmenistan dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2024. Total, ia telah mengoleksi 21 caps untuk berbagai level timnas Indonesia.
Dewa United vs Persija: Pertarungan Sengit Perebutan Tanda Tangan
Dengan status bebas transfer, Ivar Jenner langsung menjadi buruan klub-klub besar. Di Indonesia, dua nama mencuat: Dewa United dan Persija Jakarta. Rumor kepindahan Jenner ke salah satu klub Super League ini bahkan sudah beredar sejak akhir tahun lalu.
Dewa United tampaknya menjadi kandidat terdepan. Presiden klub, Ardian Satya Negara, secara terbuka mengonfirmasi ketertarikan mereka terhadap Jenner.
“Pelatih Dewa United ada bilang bahwa masih membutuhkan pemain di posisi gelandang bertahan,” ujar Ardian, Selasa (3/2/2026).
Jika kesepakatan terwujud, Jenner akan bereuni dengan Rafael Struick, rekan seperjalanannya dalam proses naturalisasi yang kini sudah lebih dulu bergabung dengan Banten Warriors. Kombinasi keduanya berpotensi menjadi senjata mematikan.
Di sisi lain, Persija Jakarta juga sempat dikaitkan dengan Jenner. Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, sempat mengonfirmasi adanya komunikasi dengan pemain tersebut.
“Memang saya pernah berbicara dengan Ivar Jenner,” akunya di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 22 Januari 2026.
Namun, Ardhi juga menegaskan bahwa belum ada jawaban pasti dari Jenner.
“Tapi sampai sekarang belum ada jawaban dari pihaknya,” lanjutnya.
Kabar terbaru menyebutkan Persija lebih fokus untuk mendatangkan Mauro Zijlstra, striker diaspora lain yang juga tengah mencari klub baru.
Selain kedua klub tersebut, nama Venezia FC dari Serie B Italia juga sempat muncul sebagai salah satu peminat. Namun, hingga kini belum ada perkembangan lebih lanjut dari klub mantan Jay Idzes tersebut.
Nilai Pasar dan Prospek Masa Depan
Menurut situs Transfermarkt, nilai pasar Ivar Jenner per Desember 2024 mencapai sekitar Rp6,08 miliar. Dengan tinggi badan 186 cm dan kemampuannya sebagai gelandang tengah yang bisa membaca permainan dengan baik, Jenner memiliki profil yang menarik untuk klub-klub yang membutuhkan penyeimbang di lini tengah.
Karakteristik permainannya yang tenang dalam menjaga bola, ditambah kemampuan passing yang akurat, menjadikannya aset berharga. Di usia 22 tahun, ia masih memiliki ruang berkembang yang sangat luas.
Jika Jenner memutuskan untuk bergabung dengan klub Super League Indonesia, ini bisa menjadi win-win solution. Ia akan mendapatkan menit bermain reguler yang dibutuhkan untuk perkembangan kariernya, sementara klub yang mendapatkannya akan memiliki tambahan kualitas di lini tengah sekaligus memperkuat kuota pemain diaspora untuk kompetisi internasional.
Bagi Timnas Indonesia sendiri, keputusan Jenner untuk bermain di liga lokal juga membawa dampak positif. Pelatih akan lebih mudah memantau perkembangannya dan pemain bisa lebih cepat beradaptasi dengan kultur sepak bola Indonesia.
Gelombang Diaspora Baru di Super League
Kepindahan Ivar Jenner ke Super League Indonesia, jika terwujud, akan melengkapi gelombang kedatangan pemain diaspora yang sudah terlebih dahulu merapat. Beberapa nama seperti Rafael Struick (Dewa United), Thom Haye (Persib Bandung), Eliano Reijnders (Persib Bandung) dan Shayne Pattynama (Persija Jakarta) yang sudah lebih dulu bergabung.
Menunggu Keputusan Final
Hingga artikel ini ditulis, belum ada pengumuman resmi dari Ivar Jenner maupun klub yang meminatinya. Bursa transfer putaran kedua Super League Indonesia akan ditutup pada Jumat (6/2/2026), sehingga keputusan harus segera diambil.
Apapun pilihan Jenner nantinya, yang pasti adalah bahwa gelandang berdarah Jember ini memiliki masa depan yang cerah. Dengan pengalaman di Eredivisie, jam terbang bersama timnas, dan usianya yang masih sangat muda, ia masih punya banyak waktu untuk membuktikan kualitasnya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kehadiran Jenner di liga lokal tentu akan menjadi tontonan yang menarik. Akankah ia memilih Dewa United untuk bereuni dengan Struick? Atau justru Persija yang pada akhirnya berhasil meyakinkannya? Atau bahkan ada kejutan lain yang menanti?
Yang jelas, babak baru dalam karier Ivar Jenner telah dimulai. Dan cerita selanjutnya, akan segera kita saksikan bersama.
(Magang UIN Bandung/Adit Ramadhan)











