BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Setelah lebih dari dua dekade mengandalkan mesin inline-four, Yamaha akhirnya menapaki babak baru dalam sejarah MotoGP mereka. Proyek mesin V4 kini menjadi simbol perubahan arah besar yang diharapkan bisa mengakhiri masa paceklik kemenangan dan mengembalikan nama besar pabrikan Iwata ke barisan depan.
Langkah ini bukan sekadar eksperimen teknis tetapi perjalanan menuju redefinisi karakter Yamaha. Mesin inline-four, yang mengantar Valentino Rossi meraih berbagai gelar dunia, kini mulai digantikan oleh V4 yang menawarkan karakter tenaga lebih agresif dan traksi lebih stabil, seperti yang telah lama menjadi keunggulan Ducati, KTM, dan Aprilia.
Test rider Augusto Fernandez, yang dipercaya menjadi ujung tombak pengujian proyek ini, menyebut motor V4 Yamaha sudah menunjukkan sinyal positif.
“Mesin ini terasa lebih halus dibanding M1. Hubungan antara throttle dan ban juga meningkat, terutama dalam memahami penurunan grip,” ujarnya, melansir Sky Italia, Senin (3/11/2025).
Baca Juga:
Yamaha Beberkan Kesiapan Mesin V4 di MotoGP
Meski hasil di lintasan belum spektakuler dengan jarak finis 61 detik di Misano dan berkurang menjadi 47 detik di Sepang, tren perbaikan mulai terlihat. Yamaha memang belum mengeluarkan seluruh tenaga V4, memilih untuk menekankan keandalan dan analisis data ketimbang performa mentah.
“Mesin ini belum dikeluarkan tenaganya sepenuhnya. Kami menjaganya tetap ‘jinak’ untuk memahami setiap proses,” tambah Fernandez.
Sementara itu, Fabio Quartararo, yang sempat mencoba V4 di Misano, mengaku masih menemukan beberapa kekurangan yang mirip dengan M1. Namun Fernandez memahami kegelisahan itu.
“Saya mengerti Fabio. Dia ingin menang secepat mungkin. Tapi kita masih butuh sedikit kesabaran. Sekarang kami lebih fokus pada feeling motor ketimbang waktu lap. Saya yakin motor yang kuat akan muncul,” ujarnya.
Yamaha menjadwalkan uji coba terakhir mesin V4 di Valencia sebelum tes pascamusim. Setelah itu, mesin inline-four legendaris yang menjadi bagian penting sejarah MotoGP modern tampaknya akan resmi ‘dipensiunkan’.
Dengan regulasi baru mesin 850cc yang akan diterapkan pada 2027, proyek V4 ini menjadi pondasi masa depan Yamaha. Setiap lap yang ditempuh Fernandez bukan sekadar uji performa tapi bagian dari evolusi sejarah Yamaha menuju era baru MotoGP.
(Budis)









