BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Awal tahun 2026 menjadi momen istimewa bagi pencinta seni dan budaya di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung dan sekitarnya. Sepanjang Januari, berbagai agenda seni tradisional hingga kontemporer siap mengisi akhir pekan dan waktu luang masyarakat.
Mulai dari festival budaya yang digelar sebulan penuh, pertunjukan teater rakyat Sunda, hingga konser jazz dengan konsep intim, Bandung kembali menegaskan posisinya sebagai pusat kreativitas sekaligus pelestarian warisan budaya Sunda.
Festival Nyawang Bulan
Kabupaten Bandung kembali menggelar Festival Nyawang Bulan pada 3 dan 31 Januari 2026. Agenda budaya ini berlangsung di Kampung Cijambe Atas, Kelurahan Giri Mekar, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, dan hanya digelar saat malam bulan purnama.
Diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Festival Nyawang Bulan menjadi ruang pertemuan antara tradisi dan generasi muda. Berbagai kegiatan dihadirkan, mulai dari pameran kerajinan tangan, pertunjukan musik tradisional, sajian kuliner khas Sunda, hingga workshop seni yang terbuka untuk masyarakat dan wisatawan.
Nama Nyawang Bulan yang berarti memandang bulan merepresentasikan filosofi masyarakat Sunda yang hidup selaras dengan alam dan tradisi leluhur.
Pertunjukan Longser
Bagi penikmat seni pertunjukan rakyat, Gedung Kesenian Rumentangsiang menghadirkan Pertunjukan Longser setiap hari Selasa sepanjang Januari, yakni pada 6, 13, 20, dan 27 Januari 2026.
Longser merupakan teater rakyat Sunda yang telah berkembang sejak abad ke-19. Pertunjukan ini memadukan unsur musik, tari, lawakan, dan cerita kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda. Ciri khasnya terletak pada improvisasi dan interaksi langsung antara pemain dan penonton.
Dengan balutan humor khas Sunda, para pemain longser menyampaikan pesan moral dan kritik sosial secara ringan namun mengena.
Lutung Kasarung: The Shadow Theatre
Pementasan bertajuk “Lutung Kasarung: The Shadow Theatre” akan digelar pada 10 Januari 2026 di Teater Tertutup Taman Budaya Jawa Barat (Dago Tea House), Jalan Bukit Dago Selatan No. 53A, Bandung.
Pertunjukan ini mengangkat legenda Sunda Lutung Kasarung dengan pendekatan teater bayangan atau shadow theatre yang inovatif. Cerita rakyat tentang pangeran yang dikutuk menjadi lutung dan perjuangannya menemukan cinta sejati ini dikemas dengan teknologi pencahayaan modern, proyeksi multimedia, serta sentuhan musik kontemporer.
Pendekatan visual yang segar menjadikan pertunjukan ini menarik untuk semua kalangan, termasuk keluarga dan anak-anak.
Baca Juga:
Festival Seni Budaya Tanimbar di Lamdesar Timur
Festival Pangan dan Budaya Bandung Barat
Pada 24 Januari 2026, Kabupaten Bandung Barat menggelar Festival Pangan dan Budaya, sebuah perayaan kuliner dan kebudayaan lokal Jawa Barat.
Pengunjung dapat mencicipi beragam kuliner khas Sunda seperti nasi timbel, pepes ikan, karedok, hingga aneka jajanan pasar yang mulai jarang ditemui. Selain itu, festival ini juga dimeriahkan oleh pertunjukan seni, pameran produk UMKM lokal, serta kompetisi memasak tradisional.
Festival ini bertujuan mempromosikan pangan lokal, mendukung petani dan pelaku UMKM, sekaligus menjaga keberlanjutan resep tradisional.
Konser Jazz Hujan: Intimate Jazz Concert
Menutup rangkaian agenda Januari, Konser “Jazz Hujan: Intimate Jazz Concert” akan digelar pada 31 Januari 2026 di Kota Bogor.
Konser ini menghadirkan pengalaman musik jazz dalam suasana intim dan berkelas. Musisi jazz ternama Indonesia akan membawakan repertoar mulai dari standar jazz klasik hingga fusion kontemporer.
Digelar di venue outdoor atau semi outdoor, konser ini menawarkan suasana santai dengan udara sejuk Bogor. Meski berada di luar Bandung, acara ini tetap menjadi bagian dari ekosistem seni dan budaya Jawa Barat, serta menjadi alternatif menarik bagi warga Bandung yang ingin mengisi akhir pekan dengan pengalaman musik berbeda.
(Magang_UIN Sunan Gunung Djati Bandung/Robby Nuzula Ramadhan)