Jejak Sejarah Militer Kota Cimahi, Alutsista Rapier Tampil Gagah di Bundaran Jati

-

Tidak ada video disisipkan.

CIMAHI, TEROPONGMEDIA.ID – Ruang publik Kota Cimahi kini menampilkan wajah baru yang sarat makna sejarah. Pemerintah Kota Cimahi berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat menghadirkan monumen sistem pertahanan udara Rapier nonaktif di Bundaran Jati, Jalan Daeng Moh. Ardiwinata, Cimahi Utara, sebagai bagian dari penataan kota berbasis nilai historis.

Alutsista buatan Inggris dari era 1950-an tersebut ditempatkan bukan sekadar sebagai elemen visual, melainkan sebagai pengingat perjalanan Kota Cimahi yang sejak masa lalu berkembang berdampingan dengan aktivitas pendidikan dan pertahanan militer. Kehadirannya diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu masyarakat terhadap sejarah kota sekaligus memperindah kawasan strategis tersebut.

Rapier yang kini menghiasi Bundaran Jati berstatus sebagai aset negara milik Angkatan Darat. Pemanfaatannya dilakukan melalui skema peminjaman dari Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Pussenarhanud) kepada Pemerintah Kota Cimahi, dengan ketentuan kepemilikan tetap berada di bawah institusi militer.

Baca Juga:

Sampah Jadi Berkah, Ini Strategi Cimahi yang Dipuji World Bank

Vietnam Belajar Sanitasi Berbasis Masyarakat ke Kota Cimahi

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana memastikan bahwa seluruh tahapan peminjaman aset telah dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku. “Kita komunikasikan dengan TNI Angkatan Darat dan Alhamdulillah disetujui bahwa Rapier akan menghiasi taman-taman ini dengan monumen sejarah,” ujar Ngatiyana.

Menurut Ngatiyana, penempatan Rapier di ruang terbuka tidak boleh dimaknai sebagai simbol kekuatan militer. Ia menekankan bahwa langkah tersebut lebih bertujuan mengangkat narasi sejarah lokal. “Ini supaya ada sejarah dan masyarakat tahu bahwa dulu Cimahi adalah kota militer,” katanya.

Ngatiyana menambahkan, Rapier yang digunakan merupakan alutsista yang telah lama dinonaktifkan sehingga tidak memiliki fungsi tempur. Dengan kondisi tersebut, pemanfaatannya difokuskan untuk kepentingan edukasi dan estetika kota. Terkait perawatan, Pemerintah Kota Cimahi memegang peran utama dalam menjaga kondisi dan keamanan monumen. Pemerintah Kota Cimahi, Pussenarhanud, dan satuan Arhanud terus menjalin komunikasi untuk memastikan pemanfaatan alutsista berjalan sesuai kesepakatan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

2

Kucing Uya Kuya Kembali, Sang Presenter Ungkap Rasa Syukur

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

KDM Kebut Pembangunan TPPAS Legok Nangka

5

Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri