BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Menjelang lonjakan aktivitas masyarakat pada periode libur akhir tahun, Presiden RI Prabowo Subianto memastikan pemerintah menyiapkan berbagai langkah konkret untuk melindungi daya beli rakyat. Fokus utama diarahkan pada pengendalian harga kebutuhan pokok serta kelancaran mobilitas selama Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Hal tersebut dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden ingin memastikan masyarakat dapat menjalani liburan akhir tahun tanpa terbebani kenaikan harga pangan maupun hambatan distribusi barang.
“Presiden menekankan pentingnya stabilitas ketahanan pangan dan harga kebutuhan pokok, terutama di tengah meningkatnya permintaan menjelang akhir tahun,” ujar Teddy melalui keterangan resmi Sekretariat Kabinet, Senin (15/12/2025).
Selain pangan, pemerintah juga menyiapkan sejumlah kebijakan untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat. Insentif berupa potongan harga transportasi disiapkan untuk jalan tol, tiket pesawat, kereta api, hingga kapal laut. Langkah ini diharapkan mampu menekan biaya perjalanan sekaligus menjaga perputaran ekonomi selama musim liburan.
Baca Juga:
KAI Buka Layanan Angkutan Motor Gratis dan Promo Tiket untuk Libur Nataru 2025/2026
Tak hanya itu, pemerintah juga melanjutkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Nasional sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi kuartal IV 2025. Program tersebut menyasar sekitar 30 juta keluarga penerima manfaat guna menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi.
Dalam rapat yang sama, Presiden juga mencermati kondisi perekonomian nasional secara menyeluruh, termasuk sektor kepabeanan dan perpajakan yang berperan penting dalam kelancaran distribusi barang. Pemerintah diminta bergerak cepat dan terkoordinasi agar tidak terjadi gangguan pasokan selama periode Nataru.
Rapat terbatas ini digelar tak lama setelah Presiden Prabowo meninjau langsung wilayah terdampak bencana di Aceh. Kepala Negara menegaskan bahwa upaya pemulihan bencana dan kesiapan nasional menghadapi lonjakan mobilitas akhir tahun harus berjalan beriringan.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih hadir dalam rapat tersebut, termasuk Menteri Keuangan, Menteri Pertanian, Menteri ESDM, hingga Menteri Pertahanan, menandakan keseriusan pemerintah menjaga stabilitas ekonomi dan kenyamanan masyarakat hingga memasuki awal 2026.
(Budis)











