JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jemaah haji Indonesia tiba di Madinah, Arab Saudi, pada Rabu (22/4), dengan proses kedatangan yang berlangsung tertib dan lancar.
Kloter pertama dari Embarkasi Yogyakarta (YIA) berjumlah 360 orang mendarat pukul 06.20 waktu Arab Saudi (WAS). Disusul kloter pertama Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) sebanyak 391 jemaah pada pukul 06.50 WAS yang menggunakan skema Makkah Route (fast track). Sementara itu, kloter pertama dari Embarkasi Kualanamu (KNO) tiba pukul 10.00 WAS.
Kedatangan para jemaah di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah disambut langsung oleh Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Konsul Jenderal RI di Jeddah, serta jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.
Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, mengapresiasi dukungan Pemerintah Arab Saudi dalam implementasi layanan Makkah Route yang mempercepat proses keimigrasian.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah memungkinkan proses keimigrasian berjalan cepat melalui fast track. Ke depan, kami berharap seluruh jemaah dapat merasakan layanan ini,” ujar Duta Besar RI Abdul Aziz Ahmad.
Baca Juga:
PosIND Siap Layani Kiriman Logistik bagi Jemaah Haji Asal Indonesia
Layanan Makkah Route merupakan kerja sama strategis antara otoritas imigrasi Indonesia dan Arab Saudi, di mana proses pemeriksaan dokumen seperti paspor, visa, hingga bea cukai dilakukan sejak di bandara keberangkatan di Tanah Air. Dengan sistem ini, setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu lagi mengantre di imigrasi dan dapat langsung menuju bus menuju hotel.
Selain itu, pembagian kartu Nusuk sejak di Indonesia turut membantu kelancaran aktivitas ibadah jemaah selama di Tanah Suci. Pemerintah juga memastikan kesiapan petugas dalam menyambut kedatangan jemaah.
“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh petugas sehingga proses kedatangan berjalan sangat lancar,” tambah Abdul Aziz Ahmad.
Selama berada di Madinah, jemaah ditempatkan dengan skema satu kloter satu hotel untuk meningkatkan kenyamanan. Hotel-hotel tersebut berada di kawasan strategis sekitar Masjid Nabawi, seperti Taibah Front dan Makarem Suite.
Kepala Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman, memastikan seluruh rangkaian kedatangan berjalan tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah, seluruh kloter awal tiba dengan lancar, tertib, dan tidak ada kendala berarti. Ini menjadi awal yang baik bagi penyelenggaraan haji tahun ini,” ujar Kepala Daker Madinah Khalilurrahman.
Suasana haru dan bahagia tampak dari wajah para jemaah yang tiba. Sambutan hangat dari pihak syarikah (majmuah) semakin menambah kesan mendalam bagi para tamu Allah di awal perjalanan ibadah mereka.
Secara keseluruhan, penyelenggaraan transportasi udara haji 2026 melibatkan dua maskapai, yakni Garuda Indonesia yang melayani 277 kloter dari 10 embarkasi, serta Saudia Airlines dengan 248 kloter. Kolaborasi ini diharapkan mampu memastikan mobilisasi jemaah berjalan lancar dan optimal.











