BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Johann Zarco menunjukkan kebangkitan yang sangat berarti di penghujung musim MotoGP 2025. Pebalap asal Prancis itu menutup sesi Practice MotoGP Portugal dengan hasil impresif, finis di posisi keenam dan menjadi pebalap Honda tercepat kedua di belakang Joan Mir.
Hasil ini tak hanya menandai kembalinya kecepatan Zarco, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan kecil bagi proyek besar Honda yang sedang berjuang keluar dari keterpurukan. Di saat sebagian pebalap Honda lain masih kesulitan menemukan ritme, Zarco justru mulai menemukan kembali rasa percaya diri yang lama hilang.
“Saya cukup puas dengan bagaimana semuanya berjalan. Sejak lap pertama FP1 saya sudah cepat, dan itu memberi kepercayaan diri besar. Ini menjadi konfirmasi dari Malaysia bahwa saya kembali menemukan perasaan positif di atas motor,” ujar ZarcO, melansir MotoGP.com, Sabtu (8/11/2025).
Sejak bergabung dengan Honda pada awal musim 2024, Zarco menghadapi tantangan besar. RC213V yang ia tunggangi dikenal sulit dikendalikan, terutama di sektor akselerasi keluar tikungan. Namun meski sempat kesulitan menyesuaikan diri, Zarco tidak pernah kehilangan keyakinannya bahwa proyek Honda masih punya potensi besar jika diarahkan dengan benar.
Baca Juga:
Zarco Merasa Terjebak, Motor Honda Tak Lagi Memberi Harapan
Musim 2025 pun menjadi ajang pembuktian. Zarco sempat membuka musim dengan hasil positif, finis keempat di Argentina, menang dramatis di Prancis lewat balapan basah, dan naik podium kedua di Inggris. Sayangnya, konsistensinya menurun drastis di pertengahan musim seiring stagnasi pengembangan motor Honda.
Namun dua seri terakhir menunjukkan tanda-tanda harapan. Di Malaysia, Zarco mulai menemukan keseimbangan baru pada RC213V setelah tim teknis Honda melakukan revisi pada aerodinamika dan distribusi bobot motor. Hasil di Portugal pun menjadi kelanjutan tren positif itu.
“Penting sekali untuk mendapatkan kepercayaan diri kembali. Kalau kamu menutup musim dengan rasa takut jatuh, keraguan itu bisa terbawa sampai masa jeda. Saya tidak ingin memulai musim depan dengan perasaan seperti itu,” ungkapnya.
Zarco juga menegaskan bahwa hubungan kerja sama antara dirinya dan tim teknis Honda kini jauh lebih solid dibanding awal tahun. Ia merasa input yang ia berikan mulai diterapkan secara konkret dalam arah pengembangan motor.
“Honda mendengarkan kami lebih banyak sekarang. Kami tahu perjuangannya besar, tapi ketika kamu mulai merasakan kemajuan, walau kecil, itu memberi energi besar bagi seluruh tim,” ujar Zarco.
Dengan tiket langsung ke sesi Q2 sudah diamankan, Zarco kini menargetkan posisi start baris depan untuk memperpanjang momentum kebangkitannya. Ia menyadari podium mungkin belum realistis, tapi yang terpenting adalah membangun fondasi kepercayaan di antara dirinya dan Honda menjelang musim baru.
“Sekarang saya ingin meningkatkan race pace, merasa lebih baik di motor, dan mendapatkan kesempatan podium,” katanya.
Kebangkitan Zarco di Portugal memang datang terlambat, tetapi justru di saat paling penting. Setelah musim penuh tekanan dan kritik terhadap performa Honda, hasil ini memberi secercah cahaya, bahwa proyek kebangkitan pabrikan Jepang itu masih hidup, dan Johann Zarco menjadi salah satu motor penggeraknya.
(Budis)

