BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Musisi Julian Lennon kembali menjadi sorotan publik setelah merilis karya terbarunya, sebuah album mini (EP) bertajuk because…. Putra dari legenda The Beatles, John Lennon, ini memilih kembali ke dunia musik setelah sempat mengaku kecewa dengan industri yang pernah membesarkan namanya.
Sebelumnya, Julian sempat menarik diri dari dunia musik usai album terakhirnya, Jude (2022), tidak mendapatkan respon seperti yang diharapkannya. Ia bahkan menyebut bahwa pengalamannya bersama label rekaman membuatnya merasa patah semangat.
“Saya berulang kali merasa dikecewakan oleh label. Saya menaruh begitu banyak hati dan jiwa, dan ketika karyamu dikesampingkan begitu saja, itu sulit diterima,” ujar Julian kepada Rolling Stone.
Format EP Jadi Pilihan Lebih Santai
Kini, di usia 62 tahun, Julian kembali dengan semangat baru dan pendekatan berbeda. Ia memilih format EP karena dianggap lebih ringan dan bebas tekanan dibanding membuat album penuh.
“Tekanannya tidak sebesar membuat album penuh,” katanya.
Langkah ini terbukti tepat. EP because… berisi empat lagu dengan tiga di antaranya diambil dari kaset demo lawas miliknya. Dengan aransemen segar namun tetap mempertahankan vokal asli, Julian menghadirkan kombinasi nostalgia dan modernitas yang khas.
Inspirasi Julian untuk proyek ini datang secara tak terduga. Saat menata ruang bawah tanah, ia menemukan sekotak kaset demo dari era 1980-an dan 1990-an yang sudah lama dilupakan.
“Saya pikir kaset-kaset itu sudah hilang,” ungkapnya.
“Mendengarkannya lagi, saya pikir, ‘Lagu-lagu ini cukup menyenangkan’,” tambahnya.
Bagi Julian, proses menghidupkan kembali materi lama ini seperti perjalanan waktu yang membawanya kembali ke masa-masa penuh eksplorasi musikal.
Baca Juga:
Hasil Autopsi Juliana Marins yang Tewas di Rinjani Dirilis Ulang di Brazil
Kodaline Umumkan Bubar Setelah 10 Tahun Lebih Berkarya, Janjikan Album Terakhir untuk Penggemar
Proyek Autobiografi dan Film Biopik The Beatles
Selain kembali bermusik, Julian Lennon juga tengah menyiapkan proyek autobiografi yang kini masih dalam tahap awal penulisan. Buku tersebut akan mengisahkan perjalanan hidupnya sebagai seniman dan putra dari ikon legendaris dunia musik.
Dalam waktu bersamaan, ia juga menanggapi proyek film biopik garapan sutradara Sam Mendes, yang akan mengisahkan empat film terpisah tentang masing-masing anggota The Beatles.
“Awalnya saya berpikir, ‘Yang benar saja. Film Beatles lagi? Apa belum cukup?’,” kata Julian sambil tertawa.
Namun, setelah bertemu langsung dengan Mendes, pandangannya berubah. Sang sutradara berjanji akan menggambarkan kisah Julian dan ibunya, Cynthia Lennon, secara jujur dan berimbang.
“Saya sangat menghargai itu,” ucap Julian menutup wawancara.
(Hafidah Rismayanti/_Usk)











