Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Menteri Dody: Sumpah Saya Tidak Tahu Perkara Apa

penggeledahan Kementerian PU
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. (Instagram/lensaspot)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendadak menjadi sasaran penggeledahan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jakarta. Yang mengejutkan, Menteri PU Dody Hanggodo mengaku tidak mengetahui soal perkara yang melatarbelakangi operasi hukum tersebut.

Bahkan, Dody bersumpah dirinya sama sekali tidak mengetahui duduk perkara yang menjadi dasar penggeledahan di kementeriannya dan menyebutnya tanpa ada komunikasi apa pun dengan menteri pendahulunya.

“Tidak ada diskusi dengan menteri sebelumnya. Saya malah tidak tahu ini perkara apa. Sumpah demi Allah, demi Rasulullah, saya benar-benar tidak tahu,” tegas Dody di hadapan awak media, Jumat (10/4/2026).

Penggeledahan ini disebut-sebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan penggunaan APBN 2023–2024 di lingkungan Kementerian PU.

Dody pun memilih tidak masuk lebih jauh ke substansi perkara dan menyerahkan semuanya kepada aparat penegak hukum.

Takut Dianggap Obstruction of Justice

Dody secara tegas menyatakan kementerian tidak memiliki ruang untuk ikut campur dalam penyelidikan ini. Menurutnya, langkah aktif dari pihak internal justru berpotensi dinilai sebagai tindakan menghambat proses hukum atau obstruction of justice.

“Kalau kami bergerak, nanti bisa dianggap menghambat proses hukum. Jadi biarkan semua berjalan transparan,” ujarnya.

Sikap ini ia tegaskan sebagai bentuk kepatuhan institusi terhadap proses hukum yang sedang berjalan bukan bentuk ketidakpedulian.

Izin Langsung ke Presiden Prabowo

Dody juga mengungkapkan bahwa ruang kerjanya dan ruang kerja Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti turut masuk dalam daftar lokasi yang digeledah penyidik Kejati Jakarta.

Menurutnya, ada kehati-hatian dari penyidik saat hendak memasuki ruang menteri, hingga ia pun memilih melapor dan meminta restu langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum memberikan akses penuh.

“Memang ada kehati-hatian dari penyidik saat akan masuk ruang menteri. Saya juga melaporkan dan meminta izin kepada presiden,” jelasnya.

Baca Juga:

Sahroni Diperas Utusan KPK Gadungan Rp300 Juta, Ini Kronologinya

BGN: Motor Listrik SPPG Diproduksi Lokal, TKDN Capai 48,5 Persen

Empat Lokasi Digeledah

Penggeledahan berlangsung di sejumlah titik strategis di lingkungan Kementerian PU, meliputi ruang kerja menteri, ruang wakil menteri, Gedung Direktorat Jenderal Cipta Karya, serta Direktorat Sumber Daya Air (SDA), termasuk gedung utama kementerian.

Dari seluruh rangkaian penggeledahan itu, penyidik Kejati Jakarta berhasil menyita 16 item barang bukti — mayoritas berupa dokumen penting, satu unit komputer, dan sejumlah dokumen cetak.

Sebagian besar barang bukti diambil dari Direktorat Jenderal Cipta Karya sebagai fokus utama pendalaman kasus.

Hingga saat ini, penyidik masih terus mendalami perkara tersebut. Kementerian PU menyatakan siap bersikap kooperatif penuh dalam setiap tahapan proses hukum yang berlangsung.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

2

Kucing Uya Kuya Kembali, Sang Presenter Ungkap Rasa Syukur

3

4

Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor

5

4 Aplikasi Legal Pengganti LokLok!
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri