BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mencatat kebakaran lahan yang terjadi di wilayahnya telah meluas hingga 19 hektare dan tersebar di sejumlah kecamatan. Hingga Senin (26/1), proses penanganan masih difokuskan pada upaya pengendalian agar api tidak terus meluas.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, menyebutkan kebakaran lahan terjadi di beberapa desa dengan luasan yang bervariasi.
“Titik terluas berada di Desa Suak Raya dengan area terbakar mencapai 7,5 hektare, disusul Desa Ujong Beurasok seluas 4,5 hektare dan Desa Suak Nie sekitar 3 hektare,” katanya, melalui keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).
Selain itu, kebakaran juga melanda Desa Aron Baroh, Kecamatan Woyla seluas 0,5 hektare, Desa Peulanteue, Kecamatan Bubon seluas 1 hektare, serta dua desa di Kecamatan Meureubo, yakni Desa Alue Peunyareng seluas 1 hektare dan Desa Ujong Tanoh Darat sekitar 0,5 hektare. Titik kebakaran lainnya tercatat di Desa Blang Luah, Kecamatan Woyla Barat, dengan luas area terdampak sekitar 1 hektare.
Baca Juga:
15 Hektare Wilayah Pegunungan Aceh Tengah Dilanda Karhutla
Menurut Ronald, upaya pemadaman di lapangan menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kebakaran. Selain itu, angin kencang turut menyulitkan proses pemadaman dan berpotensi mempercepat perambatan api.
Untuk mengendalikan kebakaran, BPBD Aceh Barat mengerahkan berbagai sarana pendukung, mulai dari dua unit drone, dua unit kendaraan pick up, satu unit armada pemadam kebakaran Pos Meureubo, satu mesin portable Pos Woyla, lima unit mesin air beserta selang, hingga satu unit ATV.
Penanganan kebakaran juga melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur, di antaranya personel pemadam kebakaran Mako BPBD Aceh Barat, Damkar Kecamatan Woyla dan Meureubo, Manggala Agni Daops Sumatera I Sibolangit, TNI, Polri, KPH Wilayah IV Aceh, serta masyarakat setempat.
BPBD memastikan upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif. Pemerintah daerah berharap kebakaran lahan dapat segera dikendalikan sepenuhnya dan tidak menjalar ke kawasan permukiman warga.










