Kejagung Selidiki Bea Cukai Terkait Dugaan Kasus Korupsi, Purbaya Tegas Tak Akan Lindungi Pegawai!

pengemplang pajak
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (dok. menkeuri)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNGTEROPONGMEDIA.ID — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait penggeledahan yang dilalukan Kejaksaan Agung ( Kejagung ) di kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) terkait penyelidikan dugaan korupsi pada tahun 2022.

Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pnggeledahan di kantor Bea dan Cukai pada Rabu (22/10/2025). Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyelidikan kasus dugaan korupsi ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME) pada periode 2022.

Purbaya menegaskan penggeledahan tersebut menjadi kewenangan pihak terkait dan akan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang.

“Ya biar saja. Itu kan orang lain yang periksa. Biar saja,” tegas Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (24/10/2025) melansir dari CNN.

Dirinya mengaku bahwa kasus tersebut cukup kompleks dan membiarkan proses penyelidikan oleh Kejagung tersebut berjalan.

“Itu kan kelihatannya sih ekspornya cukup canggih tuh, tapi itu pasti akan debatable buktinya seperti apa saya enggak tahu biar prosesnya berjalan,” imbuhnya.

Baca Juga:

Purbaya Pilih Tak ikut Danantara dan Tim Indonesia ke China untuk Urus Utang Whoosh

Kejagung Sita Rp13 Triliun dari Kasus Suap CPO

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak akan melindung pegawai Bea Cukai yang melakukan pelanggaran hukum. Untuk itu, Purbaya menyambut baik kerja sama antara Kejaksaan Agung dengan Kemenkeu.

“Kita memang ada kerja sama dengan Kejagung kan. Dalam pengertian begini, Kejagung pernah bertanya kalau ada yang salah di Bea Cukai bakal dilindungi apa enggak? Saya bilang enggak. Kalau salah, salah aja. Ini mungkin salah satu implementasi kerja sama itu,” tegas Purbaya, Kamis (23/10/2025).

Adapun saat ini Kejaksaan Agung tengah mengusut kasus dugaan korupsi ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME) pada tahun 2022. Penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta mealkukan upaya penggeledahan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna membenarkan adanya penggeledahan di Bea Cukai. Namun, dirinya enggan menjelaskan secara rinci mengenai hasil penggeledahan tersebut.

“Terkait dengan penggeledahan di kantor Bea-Cukai, memang benar ada beberapa tindakan-tindakan hukum, langkah-langkah hukum yang dilakukan oleh tim penyidik Gedung Bundar dalam rangka mencari informasi dan data,” jelas Anang, Jumat (24/10/2025).

Anang menyatakan status perkara terkait kasus dugaan korupsi ekspor palm oil mill effluent (POME) atau limbah minyak kelapa sawit pada 2022 ini masih di tahap penyidikan. Untuk itu, dirinya belum dapat memberikan informasi lebih rinci terkait kasus tersebut.

“Jadi, kepada rekan-rekan, kami mohon maaf tidak bisa terbuka dalam hal ini, karena sifatnya masih penyidikan. (Kasusnya terkait) POME (palm oil mill effluent) tempusnya sekitar 2022,” jelasnya.

(Raidi/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri