Keluarga Temukan Pergerakan Co-Pilot ATR di Smartwatch, Farhan Gunawan Selamat?

co-pilot ATR
Farhan Gunawan, Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 belum ditemukan. (TikTok/adeirguna)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Harapan keluarga Farhan Gunawan, co-pilot ATR 42-500 kembali menguat setelah data smartwatch diduga merekam pergerakan langkah kaki Farhan di tengah hutan Gunung Bulusaraung. Temuan ini memicu desakan agar operasi pencarian Farhan Gunawan diperluas dan dipercepat.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pitri Keandedes Hasibuan (30), kakak dari Dian Mulyana Hasibuan, kekasih Farhan. Video penjelasan Pitri beredar luas di media sosial dan menyita perhatian publik.

Ponsel Co-Pilot ATR Ditemukan di Hutan Gunung Bulusaraung

Pitri mengatakan, bahwa handphone milik Farhan berhasil ditemukan oleh tim SAR di kawasan hutan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Lokasi penemuan berada tak jauh dari titik jatuhnya pesawat ATR 42-500.

Ponsel tersebut kini telah diserahkan kepada keluarga dan berada di tangan Dian. Namun, Dian belum sanggup memberikan keterangan langsung kepada media karena masih mengalami syok berat atas musibah yang menimpa kekasihnya.

Pitri menyebut Farhan dan Dian telah menjalin hubungan selama lima tahun. Ikatan emosional itu menjadi salah satu alasan kuat keluarga terus berharap dan mengikuti setiap perkembangan pencarian dengan cermat.

Sorotan publik mengarah pada pengakuan keluarga terkait smartwatch yang dikenakan Farhan. Menurut Pitri, ponsel yang ditemukan masih terhubung dengan jam tangan pintar tersebut.

Dari data yang terbaca, tercatat adanya pergerakan langkah kaki yang terus bertambah sejak Minggu (18/1/2026). Aktivitas itu terdeteksi sejak pagi hari sekitar pukul 06.00, bertambah kembali pada siang hari, hingga masih tercatat pada malam hari.

Pergerakan Langkah Tercatat Hingga Hari Ketiga

Pitri menegaskan, data langkah kaki pada smartwatch terus bertambah hingga hari ketiga setelah pesawat dilaporkan jatuh. Hal inilah yang membuat keluarga meyakini Farhan masih bertahan di dalam hutan.

Meski belum ada penjelasan teknis resmi dari pihak berwenang terkait data tersebut, temuan ini menjadi tumpuan harapan keluarga di tengah medan pencarian yang sulit.

Baca Juga:

Florencia Lolita, Penumpang ATR 42-500 Disebut Keluarga Akan Menikah

Tim SAR Temukan 1 Jasad Pria Korban Pesawat ATR 42-500 di Jurang Kedalaman 200 Meter

Keluarga Minta Pencarian Diperluas dan Ditambah Helikopter

Dengan dasar temuan tersebut, keluarga memohon agar operasi pencarian diperluas. Pitri secara terbuka meminta perhatian Presiden Prabowo Subianto dan jajaran pemerintah untuk menurunkan lebih banyak tim SAR serta dukungan helikopter.

Menurutnya, kondisi geografis Gunung Bulusaraung yang terjal dan lebat membutuhkan dukungan maksimal agar pencarian tidak terhambat waktu dan cuaca.

Kronologi Hilangnya Pesawat ATR 42-500

Pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) siang, saat melakukan pendekatan ke Bandara Sultan Hasanuddin sekitar pukul 12.23 WITA.

Komunikasi antara pilot dan Air Traffic Control (ATC) terputus ketika pesawat melintas di wilayah Leang-Leang, Kabupaten Maros. Titik terang pencarian muncul setelah tim SAR menemukan serpihan badan pesawat di puncak Gunung Bulusaraung.

Hingga kini, proses pencarian dan evakuasi korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Rilis Inovasi Baru, Google Lens Bisa Jawab Pertanyaan Video!

2

Harga dan Spesifikasi Motor Honda CB, Incaran Kolektor!

3

PKM di Garut, Dosen dan Mahasiswa Ekuitas University Bantu UMKM Desa Cipancar Kelola Bisnis via Teknologi Digital

4

Konflik Israel-Hamas, Meta Ubah Kebijakan Aturan Platform Facebook

5

Ini Cara Menggunakan Autogate Face Recognition di Bandara
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg