BANDUNG, TERPOPOGMEDIA.ID — Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, H. Uus Haerudin Firdaus, S.H.I., menghadiri kegiatan Sosialisasi Sinergitas Kemitraan dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung.
Acara ini berlangsung di Grand Sunshine Resort & Convention, Soreang, dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perwakilan lembaga mitra, serta tokoh masyarakat. Pada Kamis, (3/7/2025).
Mengusung tema: “Kemudahan Akses Pelayanan Kependudukan Berbasis Digital melalui BDS (Bedas Digital Service) dan IKD (Identitas Kependudukan Digital),” kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Pemerintah Kabupaten Bandung untuk mendorong transformasi layanan publik yang modern, efektif, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi digital.
Dalam sambutannya, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa digitalisasi layanan adminduk merupakan terobosan penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Transformasi digital di sektor pelayanan adminduk merupakan langkah maju menuju tata kelola pemerintahan yang modern. Namun demikian, digitalisasi ini harus bersifat inklusif, menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Diperlukan sinergi dan komitmen yang kuat antara Pemerintah Daerah, DPRD, serta masyarakat untuk menyempurnakan layanan ini,” ujar H. Uus Haerudin Firdaus.
Beliau menekankan bahwa pelayanan berbasis digital bukan sekadar penerapan teknologi, tetapi juga mencerminkan keberpihakan terhadap kemudahan, keadilan, dan keterjangkauan layanan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung.
Baca Juga:
Banggar DPRD Kabupaten Bandung Bahas KUA-PPAS 2026 Bersama Tim APD
Teras Cihampelas Dipertanyakan, Ketua DPRD Bandung: Libatkan Ahli Tata Kota, Cari Solusi Terbaik
DPRD Kabupaten Bandung, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap implementasi BDS (Bedas Digital Service) dan IKD (Identitas Kependudukan Digital) sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kependudukan yang mudah, cepat, dan berpihak kepada masyarakat.
Acara ini juga menjadi ajang penting untuk menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem pelayanan adminduk berbasis digital, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan berkelanjutan.
(Virdiya/)











