KNKT Tunggu Pilot Sehat, Ungkap Penyebab Kecelakaan Pesawat

KNKT Tunggu Pilot Sehat, Ungkap Penyebab Kecelakaan Pesawat
Korban kru pesawat jatuh telah dievakuasi tim penolong dari lokasi kejadian ke Kota Tarakan, Minggu (103/2024). Satu kru ditemukan selamat dan satu lagi meninggal dunia. (dok.Dandim 0910 Malinau, Letkol Inf Alisun)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID:Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, pihaknya harus memeriksa seluruh data Black Box Smart Air untuk diinvestigasi. Kemudian, mewawancarai pilot Smart Air yang selamat untuk dimintai keterangan kecelakaan tersebut.

KNKT menegaskan, masih terlalu dini memprediksi penyebab kecelakaan pesawat Smart Ait, di Tarakan, Kalimantan Utara. KNKT tidak bisa asal-asalan dalam mengeluarkan hasil penyelidikan kecelakaan pesawat.

“(Kondisi pilot) belum (sehat), nanti tunggu stabil dulu, Recover dulu baru nanti kita lakukan interview. Terlalu dini mengatakan penyebabnya apa, karena data black box harus dibaca, kemudian di wawancara, kemudian dicocokan data-data lapangan,” kata Soerjanto mengutip PRO3 RRI, Rabu (13/3/2024).

BACA JUGA: Pilot Pesawat Smart Aviation yang Jatuh di Binuang Ditemukan Selamat

Dalam menangani kasus ini, Soerjanto mengungkapkan, KNKT harus mendapat gambaran awal atau rangkaian peristiwa terlebih dahulu. Jika semua sudah didapatkan, KNKT memastikan, hasil investigasi jatuhnya pesawat Smart Air disampaikan ke publik.

“Semua hasil KNKT akan diumumkan ke publik, cuma bagaimana pengumuman dilihat bagaimana tingkat kesulitan yang kita dapatkan. Kalau semua lancar tidak lebih dari setahun kita umumkan hasilnya,” ucap Soerjanto.

Tidak lupa, Soerjanto memberikan, pesan penting terhadap dunia penerbangan di Indonesia. Terutama, dalam konsistensi menjalankan prosedur dan regulasi keamanan keselamatan penerbangan.

“Kita kembali kepada regulasi yang ada, kalau regulasi yang ada saat ini sudah mencukupi. Tinggal bagaimana menjalani secara konsisten dan aktif, kembali ke disiplin dan regulasi yang ada,” ujar Soerjanto.

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Persib Bandung Datangkan Igor Tolic
Igor Tolic Pasang Target Tinggi, Persib Tak Mau Sekadar Numpang Lewat di ASEAN Club Championship 2026/2027
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo