JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) melakukan kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, untuk meninjau langsung kesiapan infrastruktur sekaligus membahas rencana pemindahan lembaga ke ibu kota baru.
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, menjelaskan bahwa rombongan yang ikut dalam kunjungan ini terdiri dari pimpinan MPR, pimpinan fraksi, serta unsur alat kelengkapan MPR.
“Fokus kunjungan ini adalah melihat lokasi yang disiapkan untuk MPR, kesiapan bandara, jalan tol, serta berbagai aspek pendukung lainnya terkait rencana perpindahan ke IKN,” ujar Siti.
Pemindahan Masih Menunggu Keputusan Presiden
Siti menegaskan bahwa proses pemindahan lembaga negara, termasuk MPR, belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena masih menunggu arahan Presiden. Ia menambahkan, relokasi aparatur sipil negara (ASN) dari lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif akan dilaksanakan setelah seluruh fasilitas dinyatakan siap.
“Keputusan pindah tetap menunggu arahan Presiden. Jika semua sudah siap, barulah ASN akan dipindahkan,” katanya.
Tinjauan Infrastruktur dan Kawasan Strategis
Dalam kunjungan tersebut, rombongan MPR terlebih dahulu mendarat di Bandara Internasional Nusantara untuk memastikan kesiapan fasilitas transportasi udara. Selanjutnya, mereka mengunjungi sejumlah titik penting, termasuk kantor Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) serta lokasi yang direncanakan menjadi kawasan MPR.
“Di OIKN kami mendapatkan paparan mengenai perkembangan pembangunan IKN, kemudian meninjau langsung lokasi yang akan digunakan oleh MPR,” jelasnya.
Selain itu, fasilitas penunjang seperti masjid negara dan layanan kesehatan di kawasan IKN juga turut ditinjau.
Baca Juga:
Diusulkan Berkantor di IKN, Gibran: Pindah-pindah Terus
Desain Gedung Sudah Disiapkan
Terkait pembangunan gedung MPR di IKN, Siti menyebut rancangan awal sebenarnya telah disusun sejak 2022. Namun, desain tersebut masih dapat disesuaikan dengan kebutuhan saat ini.
“Konsep dan detail awal sudah tersedia, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan terbaru,” ujarnya.
Ia juga mengakui adanya pertimbangan efisiensi dalam proses pembangunan, meski tetap memperhatikan kebutuhan strategis pemindahan lembaga.
Dipimpin Ahmad Muzani
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, bersama para wakil ketua serta pimpinan fraksi dan alat kelengkapan MPR lainnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan IKN sebagai pusat pemerintahan baru, sekaligus menilai sejauh mana kesiapan fasilitas untuk mendukung perpindahan lembaga negara di masa mendatang.










