Legian Kuta Sepi Wisatawan Jelang Nataru 2025, Pelaku Usaha: Tahun Paling Parah

legian kuta sepi
(instagram/info.kuta)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kawasan wisata Legian, Kuta, Bali yang biasanya dipadati kendaraan dan wisatawan, terpantau lengang menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Kondisi tersebut terlihat pada Selasa (23/12/2025) malam.

Pantauan di lapangan menunjukkan lalu lintas di sepanjang Jalan Legian hingga kawasan Pantai Kuta relatif sepi. Situasi ini dinilai tidak lazim, mengingat periode menjelang Nataru umumnya menjadi puncak kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Keluhan Pelaku Usaha

Sejumlah warga dan pelaku usaha di kawasan Legian mengeluhkan kondisi tersebut. Zaenal, pengrajin yang berjualan hingga malam hari di Legian, menyebut jumlah wisatawan menurun drastis dibandingkan tahun sebelumnya.

“Natal dan tahun baru kali ini banyak sekali perbedaannya. Tahun lalu tidak separah sekarang, tahun ini paling parah, terutama tamunya sepi,” kata Zaenal.

Meski demikian, ia masih berharap kondisi pariwisata akan membaik setelah perayaan Natal.

“Kemungkinan habis Natal ada perkembangan, ya kita berharap positif,” ujarnya.

Isu Lingkungan Dinilai Berpengaruh

Zaenal menduga ada sejumlah faktor yang memengaruhi sepinya kunjungan wisatawan ke Bali. Salah satunya adalah isu lingkungan yang belakangan ramai diperbincangkan.

“Kemungkinan sepinya kunjungan wisatawan ke Bali karena banyak isu yang tidak sedap untuk Bali, salah satunya banjir, sampah, itu berpengaruh. Biasanya sebelum Natal sudah ramai sejak 15 Desember hingga pergantian tahun, tetapi tahun ini parah,” ucapnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Komang Agus, pelaku wisata di kawasan Legian. Ia menilai kondisi pariwisata Bali saat ini sedang tidak dalam situasi yang baik.

“Bali sedang tidak baik-baik saja, tamu terlihat sepi,” katanya singkat.

Baca Juga:

Deretan Fakta Penting Operasi Narkoba pada DWP 2025 di Bali

Data Pemprov Bali Berbeda

Kondisi di lapangan tersebut berbanding terbalik dengan data yang disampaikan Gubernur Bali I Wayan Koster. Ia menyebut, berdasarkan data pemerintah, jumlah kunjungan wisatawan justru menunjukkan tren peningkatan.

“Bohong, saya punya data, setiap hari meningkat. Sekarang ini 17.000 setiap harinya untuk wisatawan asing, sebelumnya 20.000,” ujar Koster.

Ia menambahkan, total kunjungan wisatawan ke Bali sepanjang Januari hingga Desember 2025 telah mencapai 6,7 juta orang, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 6,3 juta kunjungan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri