Liga 2 2024/2025 Diluncurkan, Erick Thohir: Jangan Hancurkan Sepakbola Indonesia dengan Matchfixing!

Liga 2 2024-2025
Peluncuran Liga 2 2024/2025 (Dok. PT LIB)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Liga 2 2024/2025 diluncurkan, Ketua Umum PSSI Erick Thohir ultimatum PT Liga Indonesia Baru (LIB) jangan beri celah modus matchfixing atau pengaturan skor pertandingan.

Erick Thohir menekankan bergulirnya musim kedua Kompetisi Liga 2 2024/2025 yang disponsori Pegadaian harus semakin solid menuju permainan sepakbola Indonesia yang bersih.

PT LIB, tegas Erick, sebagai operator Liga 2 yang bergulir di tingkat Kota dan Kabupaten di Indonesia dan Pegadaian harus punya komitmen yang sama agar kualitas sepakbola Tanah Air semakin meningkat.

Harus diakui, kata Erick, bahwa Liga 2 perlu waktu untuk membangun permainan yang bersih. Kompetisi Liga 2 sebelumnya pernah dirusak dengan modus pengaturan skor atau matchfixing.

PSSI siap dukung seperti yang sudah dilakukan di Liga 1 dengan adanya VAR, wasit asing. Itu perlu waktu,” kata Erick dalam Konferensi Pers Pegadaian Liga 2 musim 2024/2025 di Jakarta, dikutip Rabu (4/9/2024).

Namun yang penting, kata dia, marwah untuk permainan bersih harus terus jadi semangat semua tim di Liga 2, di mana semua piak harus berkomitmen untuk membangun kultur.

“Siapa main sabun di Liga 2, kita akan sikat!” tegas Erick.

Erick juga menambahkan agar PT LIB juga punya komitmen yang sama dengan Pegadaian dalam menjaga nama atau merek dari masing-masing entitas karena tidak mungkin membangun Liga 2 yang bermutu jika kondisinya tidak kondusif.

“Ini lahan bagi pemain untuk cari keringat, nafkah, dan prestasi, sehingga jangan hancurkan cita-cita mereka karena matchfixing. Jadi harus saling jaga demi kepentingan sepakbola nasional, PSSI, dan Timnas yang butuh sumber daya pemain dari Liga 2,” lanjut Erick.

BACA JUGA: Tim E-Football Indonesia Juara FIFAe World Cup, Ini Ekspresi Kebahagiaan Erick Thohir

Format dan pembagian grup Liga 2 2024/2025 yang telah ditetapkan oleh PT LIB akan dimulai pada 7 September 2024 dan bakal berakhir pada Februari 2025.

Meski demikian, format kompetisi tak mengalami banyak perubahan dari musim lalu. Liga 2 2024/2025 akan diikuti sebanyak 26 klub.

Jumlah tim tersebut dibagi menjadi tiga grup. Grup 1 diisi 9 tim, Grup 2 diikuti 9 tim, dan Grup 3 diisi 8 tim. Tiga klub teratas di Grup 1 dan Grup 2 akan melaju ke babak 8 besar. Sementara Grup 3 hanya dua klub yang lolos ke babak 8 besar.

Pada babak 8 besar, akan dibagi menjadi 2 Grup dengan format tandang-kandang. Dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke babak 4 besar dan merebutkan 3 tiket promosi ke Liga 1.

Adapun 18 tim bakal melakoni laga play-off degradasi dengan dibagi menjadi 3 grup. Nantinya, 3 tim terbawah dari masing-masing grup akan terdegradasi ke Liga 3.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

2

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

3

Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka

4

Begini Cara Reschedule Tiket Kereta Api yang Benar Melalui Acces by KAI!

5

Perluas Digitalisasi Ekonomi, bank bjb Raih Penghargaan DIGIWARA 2026 di Banten
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri