Lirik Lagu HMT ITB Dinilai Lecehkan Perempuan, Lagu Lama ‘Erika’ Dianggap Humor Kampus

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Beberapa hari sebelumnya, beredar sebuah video penampilan lagu yang di nyanyikan oleh Himpunan Mahasiswa Tambang ITB (HMT ITB). Lirik dalam lagu tersebut ramai dibahas karena dinilai mengandung unsur yang dianggap melecehkan Perempuan. Video tersebut menuai banyak reaksi publik yang merasa keberatan dan mengencam isi lirik yang dianggap tidak pantas serta merendahkan perempuan.

Dalam video tersebut, menampilkan himpunan mahasiswa tambang itb yang Tengah asik bernyanyi dengan lirik yang di tampilkan di layar besar berlatar merah. Pada penulisan liriknya, terlihat jelas bahwa lirik tersebut mengandung unsur vulgar, namun para mahasiswa tetap menyanyikannya dengan ekspresi senang dan santai. Mirisnya, tampak juga sejumlah mahasiswi yang ikut menyanyikan lagu tersebut.

“Wah, lagu HMT ITB ini emang udah jadul banget, mas/mbak. Konten internal himpunan dari jaman orba reformasi mungkin, yang dulu cuma edaran VCD atau kasetan. Sekarang di-upload ulang, jadinya kena konteks medsos.” tulis @k***o di X, dikutip pada Rabu (15/4/2026).

Lagu yang berjudul ‘Erika’ ini memang dibuat sekitar tahun 1980 – an oleh unit Orkes Semi Dangdut (OSD) yang ada di lingkup HMT ITB. Lagu tersebut disebut salah satu karya lama yang lebih dulu banyak beredar di lingkungan internal kampus. Dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di Masyarakat dewasa ini, konten sangat tidak pantas di konsumsi publik.

“Apakah representasi semua anak ITB? Enggak juga. Setiap kampus punya selera humor himpunan yang beda—ada yang bikin konten absurd, ada yang bener-bener jaga image. Cuma ya gini, kalau konten kayak gini diproduksi sekarang di publik, jelas gak pantes. Tapi kalau buat nostalgia internal himpunan? Ya mereka tanggung jawab sendiri. Jadi jangan buru-buru generalisir mahasiswa ITB cabul semua atau mesum semua.” Lanjutnya

Komentar ini pastinya menuai banyak warganet yang tidak setuju. Seperti yang di tulis oleh akun @A, “Nostalgia himpunan. Humor himpunan. Oalah emang himpunan yang selera humornya gak ada moral dan melecehkan verbal. Harusnya sebagai orang berpendidikan, dewasa dan berakal, km bisa hapus mana budaya gak bermoral dan bermoral, kan? Kalau masih beralasan kyk gini ya km bystander” “halo kak, selera humornya anak itb apakah se menjijikkan ini, dan satu hal lagi apakah MELECEHKAN perempuan tuh bisa disebut humor ya?” tulis @ss
“selera humor HMT ITB berarti emg sampah ya? gabisa bahagia kalo nggak melakukan KEKERASAN SEKSUAL SECARA VERBAL. gak generalisir tapi kalo ini dibiarin aja sama MAHASISWA ITB terutama MAHASISWA TAMBANG sendiri artinya apa? mereka secara ga langsung bagian dari SA ENABLER” tulis @z
a

Di tengah ramainya sorotan publik, pihak HMT ITB kemudian memberikan klarifikasi resmi. Pada postingan Instagram mereka, Rabu (15/4/2026). HMT ITB menyampaikan permintaan maaf atas beredarnya video tersebut dan mengakui adanya kelalaian dalam proses pengawasan konten yang ditampilkan. Pihak himpunan juga menyebut bahwa video dan audio terkait telah dihapus dari kanal resmi organisasi.

Tak sedikit pula perempuan yang merasa dilecehkan setelah melihat lirik tersebut. Beberapa di antaranya mengaku tersinggung dan sakit hati, terlebih bagi mereka yang memiliki nama yang sama dengan judul lagu tersebut. Banyak yang menyayangkan empati dan kepekaan sosial dalam berkarya, terlebih di lingkungan kampus yang seharusnya menjunjung tinggi nilai etika dan saling menghormati.

Dari kasus ini, dapat menjadi pengingat bahwa batas antara humor dan pelecehan tidak bisa disamarkan begitu saja. Apa yang dianggap lucu oleh sebagian pihak, belum tentu dapat diterima oleh pihak lain, apalgi jika mengandung unsur merendahkan atau menyudutkan gender tertentu.

(Magang Unpas / Putri Diva Cahya Satriani)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis

2

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri