BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Perjalanan kereta api di wilayah Jawa Barat terganggu setelah jalur rel penghubung Stasiun Cipatat dan Stasiun Cianjur tertimbun longsor pada Minggu (19/4) malam sekitar pukul 19.55 WIB.
Peristiwa terjadi di Km 74+9/0 pada petak jalur Cibeber–Lampegan. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya perubahan struktur rel yang dinilai berbahaya bagi operasional kereta.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyatakan jalur tersebut untuk sementara tidak dapat dilalui demi menjaga keselamatan perjalanan.
“Jalur dinyatakan tidak aman sehingga untuk sementara tidak dapat dilintasi hingga proses perbaikan selesai,” ujarnya.
Baca Juga:
Modifikasi Cuaca Disiapkan untuk Percepat Penanganan Longsor Cilacap
Dampaknya, perjalanan Kereta Api Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi dibatalkan, sementara perjalanan hanya dilayani sampai Stasiun Cianjur.
Tidak hanya itu, perjalanan KA Siliwangi rute Sukabumi–Cipatat yang dijadwalkan berangkat Senin pagi (20/4) pukul 05.15 WIB juga ikut dibatalkan.
Pihak PT Kereta Api Indonesia menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang yang terdampak atas gangguan ini.
“Kami memahami ketidaknyamanan yang terjadi akibat pembatalan perjalanan ini,” kata Kuswardojo.
Sebagai bentuk kompensasi, penumpang yang terdampak berhak mendapatkan pengembalian dana tiket sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan. Proses refund dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun langsung di loket stasiun.
Saat ini, KAI Daop 2 Bandung tengah melakukan percepatan perbaikan jalur dengan tetap mengutamakan standar keselamatan operasional, agar layanan kereta dapat segera kembali normal.











