BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Luca Marini menutup rangkaian tes kolektif MotoGP di Sepang dengan keyakinan besar terhadap arah pengembangan Honda, meski hari terakhir diwarnai kendala teknis dan kondisi cuaca yang tidak ideal. Bagi pembalap asal Italia itu, hasil akhir di papan waktu bukanlah gambaran utama dari kemajuan yang sedang dibangun HRC, melainkan progres teknis RC213V yang semakin terasa di lintasan.
Honda memang sempat mencuri perhatian ketika Joan Mir mencatat waktu tercepat pada hari kedua tes, menandai sinyal kebangkitan pabrikan Jepang tersebut. Meski pada sesi terakhir Ducati kembali menunjukkan potensi penuhnya, Marini menilai Honda kini berada di jalur yang benar untuk kembali kompetitif.
Masalah teknis yang dialaminya pada Kamis (5/2/2026) membuat Marini kehilangan kesempatan melakukan time attack di sesi pagi. Hujan ringan pada sore hari pun memupus rencana percobaan berikutnya, sehingga ia harus puas menutup tes di posisi ke-16. Namun, hasil tersebut tidak mengubah pandangannya terhadap perkembangan motor.
Baca Juga:
Luca Marini Optimistis Honda Kembali ke Puncak di MotoGP 2025
Menurut Marini, RC213V menunjukkan peningkatan nyata dibanding musim lalu, terutama pada aspek pengereman dan saat memasuki tikungan. Ia menilai perubahan tersebut sebagai fondasi penting untuk membangun performa yang lebih stabil sepanjang musim.
“Kami sudah jauh lebih baik dibanding tahun lalu, terutama dalam hal kontrol motor saat mengerem dan masuk tikungan. Ini adalah langkah besar bagi kami,” ujar Marini, dikutip dari MotoGP, Kamis (12/2/2026).
Ia juga menegaskan bahwa tes pramusim bukan sekadar soal catatan waktu tercepat, melainkan proses memahami karakter motor dan menyempurnakan paket teknis. Banyaknya komponen baru yang diuji menjadi bagian dari proses panjang yang menurutnya sangat positif.
Marini mengakui bahwa sulit mengukur peningkatan Honda dibanding rival karena banyak variabel yang tidak terlihat, seperti bahan bakar dan spesifikasi ban yang digunakan tim lain. Namun, ia percaya bahwa balapan pertama musim ini akan menjadi tolok ukur sesungguhnya sejauh mana Honda telah berkembang.
Dengan arah pengembangan yang dinilainya semakin jelas, Marini menyambut musim 2026 dengan rasa percaya diri. Baginya, yang terpenting bukan sekadar hasil tes, tetapi keyakinan bahwa Honda kini benar-benar bergerak maju dan siap membangun kembali daya saingnya di MotoGP.











