BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Banjir merendam pemukiman warga di Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Air dan lumpur yang berasal dari luapan Sungai Cisunggalah pada Rabu (11/2/2026) malam dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Wahyudin, menuturkan sebanyak 660 orang atau sekitar 310 kepala keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut. Ratusan rumah warga terendam dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga lebih dari satu meter.
Salah satu warga menuturkan banjir paling parah terjadi di RT 02 dan RT 03, sementara RT 01 juga terdampak namun tidak separah RT 02 dan RT 03.
Banjir juga mengakibatkan sejumlah perabot rumah tangga rusak, seperti kasur, lemari, peralatan elektronik, serta bahan makanan. Beberapa warga terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat yang berada di lokasi lebih tinggi.
Baca Juga:
Penyebab Banjir Dayeuhkolot, Petugas Bongkar Bangunan Ilegal di Sungai Citarum
Pastikan Warga Cimahi Aman, Ngatiyana dan Adhitia Turun Langsung Tangani Banjir
Berdasarkan pantauan di lapangan, warga bersama tim gabungan dari BPBD, Polri, TNI, relawan, serta aparat desa masih berjibaku melakukan pembersihan sisa lumpur dan sampah. Proses pembersihan dibantu menggunakan alat berat serta truk pengangkut sampah guna mempercepat normalisasi lingkungan.
BPBD Kabupaten Bandung juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada, mengingat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Selain itu, warga diminta segera melaporkan jika terjadi kenaikan debit air sungai atau tanda-tanda banjir susulan.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait tengah melakukan evaluasi untuk mengidentifikasi penyebab luapan Sungai Cisunggalah, termasuk kemungkinan pendangkalan dan penyempitan alur sungai, sebagai langkah pencegahan ke depan.
(Magang UIN SGD Bandung/Adit Ramadhan)











