BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Setelah sembilan bulan vakum dari dunia hiburan, penyanyi Mahalini Raharja akhirnya resmi kembali ke industri musik lewat album keduanya bertajuk Koma.
Album ini bukan hanya sekadar karya musik, melainkan simbol perjalanan hidup, cinta, dan perjuangan seorang ibu yang kembali menata langkahnya setelah melewati fase penting dalam kehidupannya.
1. Comeback Setelah Vakum Panjang
Mahalini sempat rehat dari dunia hiburan sejak Januari 2025 untuk fokus pada kehamilan dan proses melahirkan putrinya, Zairee Selina Quinlyn Kareema Febian.
Kini, di penghujung 2025, pelantun “Sial” itu menandai kembalinya dengan album Koma sebuah karya yang menurutnya sudah dirancang sejak tahun 2023.
“Aku rilis album yang judulnya Koma. Jadi kenapa namanya Koma? Sebenarnya album ini itu udah ada namanya di tahun 2023 yang ada,” ujar Mahalini mengutip pada Jumat (10/10/2025).
Ia menambahkan, konsep Koma sudah tersirat sejak perilisan box set sebelumnya.
“Mungkin teman-teman yang beli waktu itu box set aku, di dalamnya ada buku. Nah, di buku itu udah ada tulisan aku tentang si Koma ini,” lanjutnya.
Menurut Mahalini, Koma menggambarkan perjalanan hidup manusia yang tak pernah berhenti.
“Menurut aku setiap manusia itu pasti punya ceritanya masing-masing. Sampai pun dia enggak ada nanti, ceritanya pun akan tetap didengarkan,” ucapnya.
2. Siap Kembali dan Menyeimbangkan Peran Ibu
Setelah berbulan-bulan fokus pada keluarga, Mahalini kini merasa siap kembali tampil di atas panggung.
“Emang udah direncanain, maksudnya sampai kapan aku siap, kapan aku siap gitu. Siap untuk nyanyi lagi,” ungkapnya.
Ia menuturkan bahwa keputusannya untuk kembali juga mempertimbangkan kesiapan sang putri.
“Aku siap kapan bisa Selina ditinggal, karena kemarin-kemarin dia masih harus ASI terus, sering sama aku juga,” katanya.
Kini, Mahalini menyebut Selina sudah mulai memahami pekerjaan ibunya.
“Sekarang dia udah lebih siap buat ditinggal kerja gitu loh dibanding kemarin-kemarin. Kalau pergi udah mulai tahu, udah minta ikut,” ujarnya sambil tersenyum.
3. Album Koma Digarap Dua Bulan, Berisi 10 Lagu Penuh Makna
Proses pembuatan album Koma memakan waktu dua bulan dan terdiri dari sepuluh lagu yang masing-masing menyimpan cerita dan emosi berbeda. Beberapa lagu di antaranya ialah “Mati-Matian”, “Mencintaimu”, “Sampai Menutup Mata”, “Rinduku Rindu”, “Bermimpi”, “Batasi Rasa”, “Hadirmu Doaku”, “Kemarilah Tenang”, “Ingat Ingat Lagi”, dan “Biar Begini.”
“Jadi proses pembuatannya kurang lebih dua bulanan kali ya. Karena ada beberapa lagu yang emang udah ada, terus ada juga beberapa aransemen yang udah jadi juga,” jelas Mahalini.
Ia berharap Koma dapat menjadi jembatan untuk dirinya kembali mewarnai musik Indonesia.
“Semoga album ini bisa didengarkan dan dinikmati banyak orang. Semoga comeback ini menjembatani aku untuk bisa kembali seperti Mahalini yang mewarnai musik Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga:
Sudah Jadi Istri Rizky Febian, Mahalini Masih ‘Diawasi’ Sang Ayah Soal Alis dan Rambut
4. Terinspirasi dari Keluarga dan Kehidupan Sehari-hari
Beberapa lagu dalam Koma lahir dari pengalaman pribadi Mahalini sebagai ibu dan istri. Lagu “Kemarilah Tenang”, misalnya, menggambarkan pencarian ketenangan di tengah kesibukan hidup.
“‘Kemarilah Tenang’ itu sebenarnya bukan dari Selina, tapi dari diri aku sendiri sebagai ibu. Mungkin teman-teman juga pernah ngerasa, ‘Kapan ya gue bisa tenang?’” ujarnya.
Sementara itu, “Rinduku Rindu” terinspirasi dari kerinduan Mahalini terhadap masa-masa kebersamaan dengan teman dan keluarga.
“Itu rindu sama suara-suara teman aku dulu, terus juga rindu masa-masa di rumah di Bali, dan sekarang rindu kalau kerja enggak ada Selina atau Iky di rumah,” katanya.
5. Rizky Febian Bangga dan Terharu
Rizky Febian, suami sekaligus penyanyi, tak bisa menutupi rasa harunya melihat perjuangan Mahalini.
“Saya ingin berterima kasih sama istri saya karena dia rela mengorbankan apapun itu demi melahirkan Selina dan rela meninggalkan kariernya di saat sedang puncak-puncaknya,” tutur Rizky.
Ia menilai Koma sebagai bukti kekuatan dan konsistensi Mahalini.
“Perjuangan di setiap lagu Lini luar biasa. Bahkan saya aja yang sudah beberapa tahun di dunia musik masih belajar banyak dari Mahalini soal konsistensinya dan cara dia menciptakan karya,” ujarnya.
Sebagai penutup, Rizky berharap album Koma menjadi titik awal baru dalam perjalanan musik sang istri.
“Harapannya, semoga lagu-lagu di Koma bisa menginspirasi banyak orang dan memberikan berkah untuk orang banyak,” kata Rizky Febian.
(Hafidah Rismayanti/_Usk)











