Mahasiswa Fakultas Pertanian UB Raih Juara II di Kompetisi Karya Tulis Ilmiah KONSTANTA 2025 UNESA

Tim Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) berhasil meraih juara II dalam ajang KONSTANTA 2025 Scientific Writing Competition
Tim Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) berhasil meraih juara II dalam ajang KONSTANTA 2025 Scientific Writing Competition. (Foto: dok. Universitas Brawijaya).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Tim Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) berhasil meraih juara II dalam ajang KONSTANTA 2025 Scientific Writing Competition yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Kompetisi berlangsung secara luring pada 4–5 Oktober 2025 dan diikuti 48 peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Tim FP UB beranggotakan Yurisa Dwi Ramdhani (Agroteknologi 2024), Maria Tetania Simanjuntak (Agribisnis 2024), dan Aqilla Tasya Tabina Gaeisani (Agroteknologi 2024). Dalam lomba ini, mereka mengusung inovasi bertajuk “BIOCHAR-AIR. Biochar-Based Air Filter Innovation and IoT Technology to Reduce Indoor Air Pollution in an Environmentally Friendly Manner.”

Baca Juga:

Dari Lampu Cerdas hingga Rumah Pintar, Mahasiswa ITB Pamerkan Arction 

Yurisa menjelaskan bahwa karya tersebut menghadirkan perangkat filtrasi udara berbasis biochar material hasil pirolisis limbah pertanian dan limbah rumah tangga kering yang mampu menyerap polutan serta partikel halus di dalam ruangan.

“Inovasi ini kami buat sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya tumpukan sampah setiap hari. Kami berharap biochar dapat membantu menyerap polutan di dalam ruangan sehingga udara yang kita hirup menjadi lebih bersih,” ujar Yurisa, melansir laman resmi Universitas Brawijaya, Senin (24/11/2025).

Bagi ketiga mahasiswa ini, pengalaman mengikuti kompetisi juga menjadi momen berharga. Maria mengungkapkan bahwa KONSTANTA 2025 merupakan ajang pertama mereka bertanding di luar kota dengan formasi tim yang baru terbentuk.

“Membangun chemistry itu tidak mudah, tetapi semua terbayar dengan hasil yang memuaskan. Prosesnya sangat singkat namun bermakna. Kami bahkan harus begadang untuk membuat prototipe dan menyiapkan presentasi,” kata Maria.

Selain proses kompetisi yang ketat, para peserta juga disuguhkan tradisi unik UNESA: setiap tamu atau pembicara yang naik ke podium selalu diiringi lagu pendek khas kampus tersebut. Tradisi ini meninggalkan kesan tersendiri bagi tim UB.

Capaian ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa UB lainnya untuk terus berinovasi dan mengejar prestasi di tingkat nasional.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis

2

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri