Mahasiswa ITB Sulap Limbah Cair Sawit Jadi Pupuk Organik, Tawarkan Solusi Pertanian Berkelanjutan

Mahasiswa ITB Sulap Limbah Cair Sawit Jadi Pupuk Organik
Tiga mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang tergabung dalam Tim Althara (Foto: Dok.ITB)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID – Tiga mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang tergabung dalam Tim Althara berhasil mengubah persoalan lingkungan menjadi solusi pertanian berkelanjutan melalui inovasi pupuk organik cair berbasis limbah cair kelapa sawit.

Inovasi tersebut dilombakan dalam ajang Festival Engineering Api Biru (FEAB) 2025 di Jakarta, pada kategori karya tulis ilmiah bertema besar “Akselerasi Indonesia Impact”.

Tim Althara beranggotakan Agnes Ruth Savira, Maritza Kayla Zasky Malikha, dan Naveed Muhammad Falah Brahmantika dari Program Studi Teknologi Pascapanen ITB. Mereka mengolah Palm Oil Mill Effluent (POME), limbah cair industri sawit yang selama ini menjadi persoalan lingkungan, melalui proses fermentasi mikrobiologis menjadi biofertilizer bernilai tambah.

Keunggulan pupuk ini tidak hanya meningkatkan produktivitas tanaman, tetapi juga memberikan perlindungan alami terhadap hama, khususnya pada komoditas Tomat Momotaro yang bernilai ekonomi tinggi.

“Tomat Momotaro membutuhkan nutrisi berkualitas. Melalui inovasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa limbah bisa diubah menjadi harapan, baik bagi petani sawit maupun petani hortikultura,” ujar Naveed, dikutip dari laman resmi ITB, Sabtu (24/1/2024).

Gagasan ini terinspirasi dari kunjungan tim ke Mujagi Farm, Cianjur, yang mendorong mereka menghubungkan persoalan limbah sawit dengan kebutuhan pupuk ramah lingkungan di sektor hortikultura.

Selain menekan penggunaan pupuk kimia dan pestisida sintetis, inovasi ini dinilai mampu memperkuat daya saing produk hortikultura Indonesia di pasar global. Dari sisi lingkungan, pendekatan tersebut mencerminkan penerapan ekonomi sirkular yang menyinergikan sektor perkebunan sawit dan pertanian.

Baca Juga:

Mahasiswa UMS Ciptakan QryptoPay, Inovasi Kripto–QRIS untuk Menggerakkan UMKM

Bagi Tim Althara, partisipasi dalam FEAB 2025 bukan sekadar kompetisi, melainkan langkah awal untuk membawa inovasi ke tingkat implementasi lapangan, termasuk peluang komersialisasi dan ekspor hortikultura premium.

“Dari tantangan justru lahir peluang. Kami berharap inovasi ini bisa menginspirasi mahasiswa lain untuk berani berinovasi dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tambah Naveed.

Final FEAB 2025 digelar pada 7 Juli 2025, dengan malam penganugerahan berlangsung pada 17 Juli 2025 di Jakarta. Melalui karya ini, Tim Althara menegaskan bahwa masa depan pertanian Indonesia dapat dibangun dengan keberanian mengubah limbah menjadi solusi.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik